Airmadidi,Fajarmanado.com – Guna meningkatkan kapasitas para Kepala Sub Bagian Perencanaan dan Bendahara Organisasi Perangkat Daerah, Badan Keuangan Minut menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) terkait pembinaan akutansi, pelaporan dan pertanggung jawaban pelaksanaan APBD 2022 melalui aplimasi Finascial Management Informasi System (FMIS) di The Sentra Hotel, Selasa (10/1). Kegiatan yang dibuka oleh Sekda Novly Wowiling ini dihadiri kepala BPKP Sulut Beligan Sembiring dan Kepala BPKPD Minut Carla Sigarlaki.
Sekda Novly Wowiling saat membuka kegiatan mengatakan, kegiatan inuli sangat penting dan strategis dalam memberikan pemahaman kepada bagian perencana dan bendahara OPD dalam menyusun laporan keuangan sehingga bisa tepat waktu dan akuntabel.
“Dengan adanya kegiatan ini diharapkan bisa memberikan pemahaman kepada peserta dalam penyusunan laporan dan pengelolaan keuangan dimasing – masing OPD tahun 2022 lalu, sebab berdasarkan pedoman teknis pengelolaan keuangan daerah, laporan SKPD harus disampaikan kepada kepala daerah, melalui BPKP paling lambat dua bulan setelah tahun anggaran berakhir,” kata Wowiling
Ia menambahkan, penyampaian laporan keuangan yang tepat waktu dan akuntabel sejalan dengan harapan Bupati dan Wakil, agar pengelolaan keuangan tahun 2022 bisa meraih WTP sebagaimana pada tahun 2021 lalu.
Sementara ketua BPKP Sulut Beligan Sembiring saat membawakan materi mengingatkan tentang penyerapan anggaran dan pengelolaan keuangan di OPD yang akuntabel sangat penting guna mewujudkan realisasi anggaran yang tepat guna dan tepat sasaran serta pelaporan yang tepat waktu.
“Efektifitas, efisiensi, dan akuntabel merupakan tiga hal itu mutlak. Harus disadari setiap rupiah harus punya manfaan, bukan hanya output, tapi outcome nya harus jelas,” kata Beligan.
Kepala BPKPD Minut Carla Sigarlaki disela – sela pelaksanaan Bimtek mengatakan, FMIS merupakan sebuah aplikasi untuk melakukan penatausahaan keuangan daerah yang dikembangkan oleh BPKP.
“Aplikasi FMIS ini sangat diperlukan dalam mengawal akuntabilitas dan mempermudah proses pengelolaan keuangan pemerintah daerah mulai perencanaan sampai dengan pelaporan.”tutur Sigarlaki.
Kegiatan ini lanjut Sigarlaki, untuk memfasilitasi bendahara pengeluaran dan penerimaan OPD menyiapkan data pendukung dalam penyusunan laporan keuangan, sehingga memastikan kembali seluruh pengimputan data transaksi pendapatan maupun belanja pada aplikasi FMIS susah sesuai.
“Melalui kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kompetensi pegawai, sehingga mampu menyusun laporan keuangan di masing – masing OPD dan dapat diselesaikan tepat waktu dengan data sumber penyusunan yang tersedia sesuai melalui aplikasi FMIS,” pungkas Sigarlaki yang didampingi Kabid akutansi Pretty Ngantung.
Hadir dalam kegiatan, Asisten III Rivino Dondokambey, kepala OPD, serta perwakilan, para Kasubag Perencanaan, Bendahara pengeluaran dan Penerimaan.(Joel)