DPP APDESI

Wah..! Kapolsek Tareran Potong Kabel Telepon di Jalan

Wah..! Kapolsek Tareran Potong Kabel Telepon di Jalan
Kapolsek Tareran Iptu Petrus Sattu Kabanga tengah memotong kabel telepon di ruas jalan Desa Pinamorongan dan Desa Tumpaan, Minsel, Selasa (19/12/2017), pagi tadi.
Tareran, Fajarmanado.com – Oknum Kapolsek  di Minahasa Selatan (Minsel) nekat memotong kabel jaringan telepon di jalan umum. Kendati disaksikan masyarakat, oknum polisi itu memutus kabel telepon dengan menggunakan parang.
Wah..! Kapolsek Tareran Potong Kabel Telepon di Jalan
Kapolsek Tareran Iptu Petrus Sattu Kabanga mengikatkan salahsatu ujung kabel telepon yang dipotongnya di pinggir ruas jalan Desa Pinamorongan dan Desa Tumpaan, Minsel, Selasa (19/12/2017), pagi tadi.

Peristiwa tersebut dilakukan Kapolsek Tareran Iptu Petrus Sattu Kabanga di ruas jalan penghubung Kecamatan Tareran dan Kecamatan Tumpaan, Selasa (19/12/2017), pagi tadi.

Kapolsek Perus tak menampik aksinya yang sempat diabadikan masyarakat. “Saya memang memotong kabel telepon itu karena telah terurai di badan jalan dan menghangi kelancaran arus lalulintas,” katanya kepada Fajarmanado.com di Tareran, sore tadi.

Keberadaan kabel yang membentang di ruang jalan utama penghubung Kabupaten Minahasa dan Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel) melalui Kecamatan Tareran ini telah mengganggu kelancaran arus lalulintas.

Tak sedikit kendaraan yang melintas nyari mengalami kecelakaan akibat kabel yang membentang di badan jalan antara Desa Pinamborongan, Kecamatan Tareran dan Desa Tumpaan, Kecamatan Tumpaan tersebut.

“Makanya, demi keselamatan pengguna jalan, terpaksa saya potong dan mengamankan kabel di pinggir jalan dengan mengikatkan ke dua ujungnya di pohon yang berada di pinggir jalan,” kata mantan Kapolsek Tombariri ini.

Iptu Petrus menghimbau masyarakat Tareran untuk berperan aktif melakukan berbagai langkah pengamanan di lingkungan sekitar. Pohon-pohon yang berpotensi mengganggu jaringan kabel telepon dan listrik harus senantiasa dipangkas atau dipotonng.

“Ini tak lain untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan. Jangan kita tunggu petugas PLN dan telepon, kalau melihat ada pohon yang berpotensi mengganggu jaringan listrik dan telepon, silahkan saja dipangkas atau dipotong atau melaporkan kepada PT Telkom dan PLN,” paparnya.

Iptu Petrus juga menghimbau masyarakat supaya terus menjaga ketertiban diri dan lingkungan untuk menciptakan suasana yang kondusif dalam menghadapi perayaan Natal dan Tahun Baru.

“Apabila ada ancaman gangguan Kamtibmas, silahkan secepatnya menghubungi pemerintah desa, Babinkamtibmas setempat atau Polsek Tareran. Kami siap meladeni setiap laporan masyarakat kapan pun,” papar pria familiar namun dikenal tegas ini.

Editor : Herly Umbas

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *