Tomohon, Fajarmanado.com – Dalam rangka penyerapan aspirasi di daerah pemilihan Sulut, anggota DPD RI Ir. Stefanus BAN Liow dan Ir Marhany Pua beserta rombongan melakukan kunjungan kerja (Kunker) di Kota Tomohon yang digelar di Kantor Walikota Gedung ex DPPKBMD, Senin (06/11/2017).
Kunjungan Kerja ini dalam rangka penyerahan hasil reses DPD RI di wilayah Sulawesi Utara.
Sekretaris Daerah Ir Harold V Lolowang mewakili Wali Kota Tomohon Jimmy Feldie Eman SE Ak dalam sambutannya memaparkan beberapa hal kepada para anggota DPD RI. Di antaranya, aspirasi berkaitan dengan ketahanan pangan, dinas kesehatan, termasuk masalah Rumah Sakit Daerah.
“Tenaga Dokter sangat dibutuhkan nantinya, sedangkan formasi untuk Tenaga Dokter tidak ada di kota Tomohon dan kita harus ikut sesuai aturan pusat dalam hal formasi.” ujar Sekkot Lolowang.
Selain itu, Wali Kota juga menyinggung soal uang saku jamaah haji dan berkaitan dengan Dinas Pendidikan adalah masalah guru-guru yang masih dibayar 700 hingga 800 ribu perbulan dari dana BOS.
“Formasi penerimaan guru harus dari pemerintah pusat. Padahal khususnya guru sudah sangat minim di Kota Tomohon. Ini menjadi persoalan yang terjadi di kota tomohon dan perlu penanganan dari pusat,” ungkap lolowang.
Anggota DPD RI Ir Marhany Pua pada kesempatan tersebut mengatakan bahwa Kegiatan kunker kali ini yang pertama ini dilaksanakan dengan Pemkot Tomohon kemudian dilanjutkan dengan DPRD Tomohon.
“Besok ada kegiatan di PGE Lahendong terkait tindaklanjut soal kontribusi panas bumi bagi Tomohon dan Minahasa.” kata Pua.
Diketahui, Ir. Marhani Pua adalah anggota DPD RI Komite 2 Bidang Pertanian, Energi Infrasturutur Jalan Jembatan, Sumber Daya Ekonomi dan lainnya. Sedangkan Ir. Stefanus BAN Liow adalah anggota DPD RI Komite 3, antara lain membidangi Agama, Kesehatan, Pendidikan dan Kesejahteraan Rakyat.
Ir. Stefanus BAN Liow mengatakan bahwa tujuan kunjungan kerja ini juga untuk membahas UU yg perlu revisi, misalnya UU terkait pangan, UU tentang pendidikan, kesehatan, keagamaan dan perjalanan haji, bantuan uang saku jemaat haji dan masukan lain. “Kami berharap kami boleh mendapat saran dan masukan untuk ditindaklanjuti.
“Jika ada yg berkaitan dengan kewenangan Provinsi maka kami akan berkordinasi dgn Gubernur, dan memang setiap ada persoalan kami selalu melibatkan pihak terkait termasuk Kementerian. Jadi dalam reses ini kami fokus menyerap aspirasi dari masyarajat dan pemerintah,” tambah Liow.
Hadir dalam kegiatan ini, juga Asisten Umum Novi Politon, SE, Asisten Perekonomian Ronni Lumowa, SSos, MSi dan para kepala SKPD terkait serta jajaran pemerintah Kota Tomohon.
Penulis : Prokla Mambo
Editor : Herly Umbas