FajarManado.News, Kawangkoan–Lama dinanti konstituen Kawangkoan raya, Kabupaten Minahasa, Sulawesi Utara (Sulut), Martin Daniel Tumbelaka “getarkan” pusat kota kuliner, Kawangkoan, Kamis, 29 Mei 2026.
Meski tak masuk agenda kunjungan resmi, MDT, sebutan khas Anggota DPR RI dari Fraksi Gerindra 2024–2029 ini menghentak pusat kota yang dikenal dengan Kota Kacang, Biapong dan Ragey, sore tadi.
Sekira pukul 15.00 Wita, tak ada yang menyangka jika pria tegap berambut panjang yang dikucir, berkumis dan berjenggot rapi itu, adalah MDT, yang juga anggota Komisi III DPR RI.
Mengenakan kaos oblong orange berbalut rompi hitam dipadu celana putih, nyaris tak ada di antara warga yang berada di emperan Rumah Kopi & Mie Sarina Kawangkoan, kenal persis pria yang turun dari mobil Fortuner warta hitam sore tadi.
Ketika menginjakkan kaki di parkiran, MDT pun langsung menebar senyum khasnya sambil mengatupkan kedua telapak tangan di depan dada kepada orang-orang yang bertatapan dengan nya.
“Sapa tu Bapak itu,” tanya seorang pria Lansia yang berdiri bersama beberapa rekannya di emperan pertokoan Kawankoan saat itu dengan dialeg Manado. “Baca jo di rompi. Itu MDT,” sahut pria 40-an tahun disampingnya.
Berlagak tahu persis, ia melanjutkan, “Martin Daniel Tumbelaka, anggota DPR RI Komisi III dari Gerindra Sulut.”
Sambil mengajak ngopi orang-orang yang berdiri di sekitarnya, MDT melangkah masuk Rumah Kopi Sarina, diikuti rombongannya.
Kedatangan MDT, pria 44 tahun pada 21 Juni 2026 ini, sontak menarik perhatian puluhan pengunjung yang tengah menikmati aneka menu khas rumah kopi milik Keluarga Subadi–Supit itu.
Beberapa di antara mereka, terpantau hanya menatap sekilas mantan promotor tinju profesional itu. Tapi, ada pula yang langsung menyapa, membalas dengan senyum.
Sekitar satu jam lebih duduk sambil seruput kopi susu dan melahap biapong atau bakpao, MDT akhirnya pamit. Tentu setelah sekretarisnya membayar di kasir.
Pemandangan menarik, terlihat saat MDT melangkah turun dua anak tangga di depan rumah kopi tersebut.
Sejumlah pria langsung menyapa dan berjabat tangan. Di antara mereka mengaku konstituen MDT pada Pemilihan Legislatif (Pileg) 2024 lalu. Termasuk, Ketua PAC Partai Gerindra Kawangkoan, Yan Mawuntu, yang bergabung kemudian.
Di saat itulah, tiba-tiba MDT menyuruh salahsatu orang dekatnya mengambil paket sembako dalam mobil.
Lewat pintu kiri belakang, satu persatu tas putih bergambar berlogo Burung Garuda, lengkap dengan nama Presiden Prabowo dan Martin Daniel Tumbelaka diambil dan dikeluarkan.
Satu persatu pula paket berisi beras Merpati 5 Kg, 1 botol minyak goreng dan 1 kaleng susu itu lalu diberikan kepada orang-orang di sekitarnya.
Kian menarik lagi, dengan tertib MDT menyerahkan bantuan sosial tersebut, dengan menprioritaskan kepada ibu-ibu.
Tak satu pun kemasan paket yang tersisa. Sehabis di jok belakang, tumpukan tas di bagasi juga habis dibagi.
Lama Dinanti
Ketua PAC Partai Gerindra Kawangkoan, Yan Mawuntu dan Denny Laloan, Ketua Tim Pemenangan Kawangkoan Raya MDT 2024, senada mengatakan, kedatangan MDT di Kawangkoan raya, yakni Kecamatan Kawangkoan, Kawagkoan Utara dan Kawangkoan Barat sudah lama dirindukan konstituennya.
“Soalnya sejak dilantik jadi anggota dewan (DPR RI), MDT belum pernah berkunjung di sini. Padahal, ada banyak aspirasi yang perlu kami sampaikan,” demikian mereka senada.
Sebelum berbagi di Kawangkoan, MDT ternyata berkunjung Desa Passo, Kecamatan Kakas Barat.
Di tanah kelahirannya, MDT memberi bantuan untuk perbaikan jembatan dan jalan yang rusak sehingga harus ditutup dilintasi kendaraan bermotor roda dua ke atas dalam beberapa minggu ke depan.
[herly umbas]