DPP APDESI

Wah..! Nama Kapolres Dicatut, Minta Uang Rp2 Juta

Wah..! Nama Kapolres Dicatut, Minta Uang Rp2 Juta
Inilah bukti SMS nomor rekening yang dikirim Kapolres gadungan sebagai alamat transfer uang.
Sangihe, Fajarmanado.com – Sikap Maythran Ekaprasatia, warga Tabukan, Kabupaten Sangihe patut dicontohi. Meski sempat ketar ketir, dia pun melaporkan upaya penipuan dengan mencatut atas nama Kapolres.

Maythran mengaku sempat meladeni permintaan uang dari seseorang yang mengaku ajudan Kapolres Sangihe namun hanya bersedia memberikan Rp500 ribu dari Rp2 juta yang diminta oknum ajudan gadungan.

Ia menjelaskan, Jumat (13/10/2017) siang  lalu, dia menerima telepon dari seseorang yang mengaku ajudan Kapolres AKBP I Dewa Made Adnyana melalui nomor handphone 081296787157. Dari seberang, suara pria itu meminta Maythran  menghubungi Pak Kapolres ke nomor HP 081319379978. Tidak dijelaskan apa maksud ia disuruh menghubungi Kapolres, kecuali disampaikan sangat penting.

Mendengar permintaan tersebut, Maythran hanya mengiyakan, namun beragam tanya berkecamuk dalam benaknya karena merasa tidak punya urusan apapun dengan pihak kepolisian setempat.

Di tengah suasana hati yang galau, dia pun akhirya ia menelpon ke alamat nomor dimaksud. Terjadilah percakapan antara calon korban dengan sesorang yang mengaku Kapolres Sangihe.

Dari seberang, pria yang mengaku Kapolres meminta uang sebesar Rp2 juta dengan alasan bahwa Polres Sangihe membutuhkan dana untuk operasional kendaraan dinas yang baru untuk patroli, sedangkan dana belum cair sehingga membutuhkan bantuan dana dari masyarakat.

Calon korban yang semakin tersudut karena ketakutan akhirnya mengaku kalau dirinya hanya masyarakat kecil dan punya uang yang cukup. Maythran mengaku cuma punya uang sebesar Rp. 500.

“Oh iya, gak apa-apa itu saja,” ujar oknum Kapolres gadungan, sebagaimana  ditirukan oleh calon korban. “Ok pak, nanti uangnya saya langsung bawa saja ke Polres,” kata Maythran.

Kesiapan Maythran mengantar langsung uang tersebut, sebaliknya dilarang calon oknum Kapolres gadungan dengan dalih jangan sampai rkena OTT (Operasi Tangkap Tangan).

“Begini saja, kamu transfer uangnya lewat rekening atas nama Ibu Sofiah, dia itu bendahara di Polres, nanti bukti pengiriman tadi kamu taruh di dalam amplop dan dibawa ke Polres,” ujar penipu itu kepada korban.

Kesepakatan pun terjadi. Namun Maythran mengaku curiga. Tak heran,  bukannya mentrasfer uang ke nomor rekening BRI 0946 01 043856 537 atas nama Ibu Sofiah, namun ia melaporkan dugaan percobaan penipuan tersebut kepada Polsek Tabukan Utara.

Kapolres Sangihe AKBP I Dewa Made Adnyana saat dikonfirmasi sangat menyesalkan tindakan oknum yang mencatut namanya untuk penipuan.

”Saya menghimbau kepada masyarakat agar lebih berhati hati lagi terkait dengan modus penipuan yang terjadi saat ini, Saya dan Polres Sangihe tidak pernah melakukan hal seperti itu,” ujarnya.

Kapolres mengingatkan jika ada masyarakat mengalami hal seperti itu, maka segera lapor ke aparat terdekat.

Kasat Reskrim Polres Sangihe Iptu Denny T mengatakan, peristiwa seperti ini juga sudah pernah terjadi. “Saat ini nomor HP dan nomor rekeningnya sementara dalam penyelidikan,” ungkapnya.

Editor : Herly Umbas

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *