Serahkan 200 Juta, Silangen Sebut 1 Muharam Penuh Nilai Spiritual

Serahkan 200 Juta, Silangen Sebut 1 Muharam Penuh Nilai Spiritual
Sekprov Edwin Silangen SE MS (kemeja dan celana hitam berkopiah) bersilah bersama tokoh muslim pada peringatan 1 Muharam 1439 Hijriah Masjid Ahmad Yani Manado, (21/09/2017). Foto: Humas Pemprov Sulut.
Manado, Fajarmanado.com – Sekprov Sulut Edwin Silangen SE MS menilai peringatan 1 Muharam 1439 Hijriah penuh nilai spiritual dan makna keteladanan kepentingan umat, bangsa dan negara, termasuk daerah.

Demikian Sekprov Silangen ketika memberikan sambutan pada Peringatan 1 Muharam 1439 Hijriah Masjid Ahmad Yani Manado, (21/09/2017).

Ia mengharapkan peringatan 1 Muharam 1439 Hijriah dijadikan monentum yang  semakin memampukan semua umat dalam meningkatkan amal bakti dan kesholehan  kepada Tuhan yang Maha Esa, serta konstribusinya bagi pembangunan daerah tercinta ini.

Silangen memaparkan, peringatan Tahun Baru 1 Muharam merupakan peristiwa bersejarah yang penuh dengan nilai-nilai spritual, didalamnya terkandung makna keteladanan untuk sebuah pengorbanan sejati.

Pengorbanan itu, lanjut dia, merupakan representasi dari upaya perlawanan akan kebathilan, sekaligus sebagai wujud kosistensi dalam mengedepankan kepentingan umat dari misi kepentingan apapun.

“Pemahaman itu wajib direspon oleh segenap umat  Islam dengan terus mengaplikasikan pola hidup kearah yang lebih baik, dalam ruang lingkup pribadi, keluarga, bermasyarakat maupun bernegara,” paparnya.

Perjuangan itu, tercermin dari Hijrah Nabi Muhammad SAW dari Mekkah ke Madinah, yang menjadi titik awal perhitungan kalender Islam Tahun 1439 Hijriah dalam semangat perjuangan untuk menghadapi berbagai tantangan masa depan yang penuh dengan harapan.

Diera globalisasi, modernisasi dan perkembangan teknologi yang semakin kompleks, lanjutnya, dapat membawa berbagai ekses negatif dewasan ini, tentunya dasar iman yang kokoh mutlak diperlukan oleh segenap umat manusia, agar tidak terbawa arus dengan ajaran yang sesat, bahkan terjerumus dalam kehidupan duniawi.

“Oleh karena itu peringatan 1 Muharam 1439 H saai ini menjadi wahana strategis bagi segenap muslimin dan muslimat untuk merefleksikan kembali tingkat keimanan bahkan implementasi dampak positif dari iman yang dimiliki dalam kehidupan,” tandasnya.

Silangen juga berharap, untuk menambah konstruktif kebersamaan ini, hendaknya peringatan tahun baru 1439 H ini dijadikan sebagai momentum untuk memahami makna dan nilai yang terkandung dalam peristiwa hijrah, sebagai panduan dalam merebut masa depan dengan memperkokoh landasan aqidah ahlak dan moral.

“Peringatan 1 Muharam juga harus dijadikan sebagai wadah perubahan dan pembaharuan diri terhadap pola prilaku maupun pola hidup yang mampu menjadi teladan bagi banyak orang, serta tekad dan semangat baru dalam mewujudkan hari esok yang lebih baik dari hari ini sebagaimana telah diteladankan oleh Nabi Muhammad SAW pada saat melakukan hijrah,” paparnya.

Lebih jauh, Silangen mengharapkan agar semangat yang tercipta dalam nuansa kebersamaan ini mampu memantapkan modal hidup yang menjunjung tinggi 4 Pilar kebangsaan yakni UUD1945, Pancasila, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika dalam setiap lini kehidupan bermasyarakat.

Pemahaman dan sikap prilaku kebersamaan itu, nantinya akan bermuara pada terciptanya harmonisasi kehidupan yang rukun dan damai dalam bingkai NKRI, serta tali persaudaraan dan persatuan di tengah-tengah kehidupan, dalam bingkai pemahaman “Torang Samua Ciptaan Tuhan”.

“Ini semua demi terwujudnya Sulawesi Utara yang Berdikari dalam Ekonomi, Berdaulat dalam Politik dan Berkepribadian dalam Budaya,” katanya.

Pada kesempatan itu, mewakili Pemprov Sulut, Silangen Silangen menyerahkan   bantuan uang sebesar Rp200 juta untuk pembangunan Masjid Raya Ahmad Yani Manado.

Terpantau ikut menghadiri acara tersebut, antara lain, Bupati Bolaang Mongondow Selatan Hi Herson Mayulu SIP, Ketua Umum PHBI Hi Syahrul Poli SE, Asisten II Pemprov Sulut Rudy M Mokoginta, perwakilan Forkopimda Sulut, Ketua PHBI Kota Manado Hi Amir Liputo SH, dan Ketua Panitia Macmud Turuis SE.

Editor : Herly Umbas

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *