IvanSa : Pendidikan Demokrasi Harus Mantap di Minahasa

IvanSa : Pendidikan Demokrasi Harus Mantap di Minahasa
DIINGINKAN : IvanSa dikenal dekat dengan semua lapisan masyarakat. Tampak keakraban yang tercipta tatkala IvanSa bersua masyarakat.

Tondano, Fajarmanado.com – Kabupaten Minahasa sebentar lagi akan menyambut pesta demokrasi dalam rangka pemilihan bupati dan wakil bupati pada tahun 2018 mendatang. Pada momentum tersebut, tentu ada juga pemilih pemula yang baru kali ini akan menggunakan hak pilihnya.

“Pemilih pemula ini harus diberi pemahaman dan penjelasan mengenai tatacara menggunakan hak pilih,” kata Wakil Bupati Minahasa Ivan Sarundajang kepada Fajarmanado.com di Tondano, Minggu (04/06/2017)

Untuk itu, IvanSa berharap supaya KPU dan juga para senior atau pemilih yang sudah berpengalaman, memberi contoh yang baik dan tepat buat para pemilih pemula. “Mari kita ciptakan demokrasi yang mantap dan benar-benar bersih di Minahasa. Supaya para pemilih pemula paham apa itu demokrasi yang sebenarnya,” ujar IvanSa.

Ia menegaskan, pesta demokrasi jangan dikotori dengan praktek-praktek tercela dan melawan hukum, seperti politik uang, intervensi, dan hal-hal curang lain yang nantinya bisa menimbulkan preseden buruk terhadap citra demokrasi di daerah Toar Lumimuut maupun bagi diri pemilih sendiri.

Untuk menghasilkan pemimpin yang benar-benar paripurna, menurut IvanSa, hanya bisa diwujudkan melalui demokrasi yang murni. Biarkanlah masyarakat pemilih, yang rata-rata sudah dewasa menilai dan bersikap menentukan pilihannya sesuai dengan hati nurani.

“Memang sulit untuk mewujudkan  hal ini karena pada prakteknya godaan politik kotor sangat besar. Tapi, walaupun susah, buktinya tetap ada daerah-daerah yang pemilihnya berhasil menangkal politik kotor dan memilih berdasarkan kata hati. Sudah pasti pemimpin yang dihasilkan dari pilihan kata hati, berbeda dengan pemimpin yang dihasilkan dari politik kotor,” jelasnya.

Menuju Pilkada Minahasa 2018, ada banyak figur yang bermunculan. Salah satunya adalah dirinya sendiri yang terus dielu-elukan dan didorong  rakyat supaya maju mencalonkan diri sebagai Bupati Minahasa periode 2018-2023.

Menurut IvanSa, masyarakat adalah faktor utama dan terpenting apabila menginginkanya memimpin Kabupaten Minahasa sebagai Bupati. “Jawaban dan keputusanya ada pada rakyat. Kalau memang rakyat menginginkan saya maju, pasti saya akan jadi mencalonkan diri. Sebab bagi saya, kesimpulanya, siapa yang akan memimpin Minahasa ke depan, itu atas keinginan masyarakat dengan seijin Tuhan,” pungkas IvanSa.

Penulis: Fisher Wakulu

Editor   : Herly Umbas

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *