Tomohon, Fajarmanado.com – Polres Tomohon resmi menggelar operasi “Patuh Lokon 2017” ditandai dengan Apel Gelar Pasukan dalam rangka Operasi Kepolisian Terpusat di halaman Mapolres Tomohon, Selasa (09/05/2017), pagi tadi. Operasi pengamanan lalu lintas ini akan digelar sampai 22 Mei mendatang.
Kapolres AKBP Monang Simanjuntak, SIK pemimpin apel yang diikuti ratusan personil Polri, TNI, Dinas Pehubungan dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Tomohon.
Tampak juga hadir, Wali Kota Jimmy Feldie Eman SE Ak dan Ketua Dewan Kota Ir Miky Junita Wenur, Dandim 1302 Minahasa diwakili Danramil Tomohon Kapten Inf. Feky Welang, Kajari Tomohon yang diwakili kepala Seksi Tindak pidana Hukum Rani Saskia, SH, MH, Kabag Humas dan Protokol Christo P. Kalumata, SSTP.
Ketika membacakan sambutan tertulis Kepala Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri Drs. Royke Lumowa, MM, Kapolres mengatakan, keselamatan berlalulintas terkesan masih sering diabaikan bahkan tidak dianggap penting oleh pengguna jalan.
Sesuai data, angka kecelakaan lalu lintas Operasi Patuh tahun 2016 sebanyak 2.542 kejadian. Angka ini meningkat 132 kejadian dibandingkan periode yang sama tahun 2015 yang hanya sebanyak 2.410 kejadian.
“Secara umum dari hasil evaluasi tersebut, dominasi pelanggaran yang terjadi adalah pelanggaran surat-surat kendaraan, penggunaan safety belt dan pelanggaran terhadap rambu dan marka jalan,” ujarnya
Penyelenggaran operasi patuh ini, lanjutnya, diharapkan akan tercapai beberapa tujuan. Seperti terwujudnya disiplin masyarakat dalam berlalulintas, turunnya angka kecelakaan, berkurangnya titik kemacetan serta terwujudnya situasi dan kondisi Keamanan, Keselamatan, Ketertiban dan Kelancaran (Kamseltibcar) Lantas yang mantap.
Sementara itu, Wali Kota Eman menilai bahwa operasi patuh ini adalah aksi simpatik yang dilakukan oleh jajaran kepolisian, khususnya Satuan Lalu Lintas (Satlantas) untuk memperlancar arus lalu lintas dan menurunkan angka kecelakaan yang bermuara pada keselamatan pengemudi kendaraan bermotor itu sendiri.
“Operasi yang digelar selama 14 hari mulai selasa 9 Mei sampai 22 Mei ini demi menurunkan pelanggaran lalu lintas, melakukan tindakan preventif sedini mungkin, persuasif dan penegakan hukum pengendara kendaraan bermotor agar disiplin, tertib dan safety,” tegasnya.
Eman menambahkan, operasi Patuh Lokon 2017 akan lebih menekankan pada penindakan, karena sesuai informasi Kapolres, semua sosialisasi telah selesai dan berjalan dengan baik.
“Makanya operasi Patuh Lokon 2017 ini akan dilaksanakan penindakan, yang tentunya akan dikenakan kepada para pengemudi kendaraan bermotor yang melanggar aturan lalu lintas, termasuk kelengkapan surat-surat,” ujarnya.
Walikota berharap seluruh stakeholder lalu lintas, baik dari pihak kepolisian, TNI dan Pemkot Tomohon tetap bisa bersinergi supaya operasi Patuh Lokon 2017 ini bisa berlangsung sukses.
(prokla)