Bupati Tetty Serahkan LKPD 2016 ke BPK RI Perwakilan Sulut

Bupati Tetty Serahkan LKPD 2016 ke BPK RI Perwakilan Sulut
BUPATI CHRISTIANY Eugenia Paruntu, SE saat menyerahkan LKPD tahun 2016 langsung kepada Kepala BPK RI Perwakilan Sulawesi Utara Drs Tangga Muliaman Purba, MM. Penyerahan LKPD disaksikan Gubernur Sulut Olly Dondokambey dan bupati/walikota se-Sulut. (Foto: Istimewa)
Manado, Fajarmanado.com – Bupati Christiany Eugenia Paruntu, SE, Senin (3/4) kemarin menyerahkan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) tahun 2016 ke BPK RI Perwakilan Sulawesi Utara. Penyerahan LKPD 2016 diterima Kepala BPK RI Perwakilan Sulut Drs Tangga Muliaman Purba, MM bertempat di Kantor BPK RI Jln 17 Agustus, Kota Manado.

‘’Ya, bukan rahasia umum lagi. Bahwa, setiap tahun pemerintah daerah harus menyerahkan LKPD kepada BPK RI Perwakilan Sulut. Jadi, sama halnya dengan Pemkab Minsel. Setelah melakukan secara efektif, maka Pemkab Minsel akhirnya menyerahkan LKPD 2016 secara langsung. Namun, acara penyerahan LKPD tak hanya Kabupaten Minsel, namun seluruh kepala daerah di Provinsi Sulawesi Utara,’’ujar Kabag Humas dan Protokol Setdakab Minsel Henri Palit, SH sebagaimana sambutan bupati.

Bupati Tetty Paruntu usai penyerahan LKPD 2016 kepada BPK RI foto bersama Gubernur OD dan bupati/walikota se-Sulut.

 

Dikatakan Bupati Tetty-sapaan familiarnya, Penyerahan LKPD tahun 2016 se-Kabupaten/Kota se-Sulut langsung diterima Kepala BPK RI Perwakilan Sulawesi Utara Drs Tangga Muliaman Purba, MM dan disaksikan Gubernur Sulut Olly Dondokambey, SE.

‘’Bahwa, pihaknya telah melakukan dengan efektif. Agar supaya, dalam acara penyerahan LKPD 2016 mendapat apresiasi kalangan kepala daerah se-Sulut yang hadir. Termasuk, pimpinan DPRD se-Sulut ikut menyaksikannya. Hal diatas sesuai UU No. 1 Tahun 2004,’’jelas Palit.

Ditambahkannya, acara penyerahan LKPD 2016 sesuai amanat UU No.1 tahun 2004 Tentang Perbendaharaan Negara. ‘’Penyerahan LKPD 2016 selain bupati/walikota se-Sulut. Juga, Gubernur Sulut Olly Dondokambey, SE ikut menyerahkan LKPD 2016. Menurutnya, LKPD 2016 dilakukan paling lambat tiga bulan setelah tahun anggaran berakhir,’’tegasnya.

Sementara itu, wakil bupati Franky Donny Wongkar, SH, Sekda Drs Danny Rindengan, MSi dan pejabat eselon II di Perangka Daerah (PD) menyambut baik penyerahan LKPD 2016 langsung kepada BPK RI Perwakilan Sulut.

‘’Namun, bupati tercantik di Indonesia ini meminta, jangan setelah LKPD 2016 telah diserahkan ke BPK RI. Kemudian para kepala Perangkat Daerah (PD) sudah aman. Apa lagi, buat 7 PD yang mendapat teguran keras. Sekali lagi, bagi kepala PD di Minsel jangan dulu merasa lega dengan hal diatas. Jadi, kalian harus lebih baik dari sekarang. Sebab, evaluasi tetap dilaksanakannya,’’ungkap Ketua DPD II Partai Golkar Minsel.

(andries)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *