Ratahan, Fajarmando.com – Suksesi Kepala Daerah (Kada) Kabupaten Mitra dijadwalkan tahun 2018, namun manuver-manuver politik dari berbagai tokoh semakin memanaskan suhu politik di daerah ini.
Bupati James Sumendap SH menilai berbagai manuver politik yang kian hangat itu adalah suatu hal yang wajar dilakukan oleh para pihak yang berambisi memimpin Mitra periode tahun 2018-2023.
“Fenomena seperti ini adalah hal wajar. Apabila ada sejumlah figur sedang menarik simpati dengan melakukan manuver dan pergerakan menarik simpati rakyat, itulah sebuah proses politik. Silahkan melakukan sosialisasi dan cari simpati,” katanya.
Namun Sumendap mengharapkan supaya jangan bohongi dan membodohi rakyat hanya karena ingin menarik simpati. “Silahkanlah, tapi jangan membodohi rakyat,” katanya.
Yang harus diwaspadai, kata Sumendap, yang harus diwaspadai jangan sampai membodohi masyarakat hanya karena hendak menarik simpati dan dukungan.
“Yang tidak pantas, apabila ada figur menjanjikan sesuatu yang jelas-jelas tidak bisa dipenuhi, menyampaikan sesuatu yang tidak benar untuk menjadi pemimpin di Mitra,” ujar Sumendap pekan lalu.
Sumendap mengatakan, apabila akan maju untuk periode kedua sebagai Bupati pada tahun 2018 mendatang, maka tidak akan menjual janji, apalagi membohongi rakayat.
“Saat ini masyarakat telah mengetahui program yang telah dicapai selama kepemimpinan saya. Sampai sekarang, selama tiga tahun dua bulan dari lima tahun saya akan memimpin daerah ini, rakyat bisa menilai apa yang telah dilakukan,” ujar Sumendap.
Sumendap menambahkan, jika akan maju sebagai calon bupati pada tahun 2018 nanti, dia akan bertanya kepada rakyat Mitra. “ Karena berkat kecintaan rakyat, saya bisa menjadi bupati dan rakyat saja yang menilai apa yang saya buat,” tutur Ketua DPC PDI Perjuangan Mitra ini.
Dalam memimpin Mitra, Sumendap mengatakan bahwa tujuannya hanya satu yaitu mensejahterakan masyarakat.
“Cita-cita saya untuk mengabdi di daerah ini untuk mensejahterakan rakyat Mitra agar daerah ini bisa sejajar dengan daerah lain, bukan berkuasa untuk diri sendiri dan orang lain,” katanya.
(*geri)