Pertama di Sulut, Tomohon Resmikan “Wale Kabasaran”

Pertama di Sulut, Tomohon Resmikan "Wale Kabasaran"
Wali Kota Jimmy Feldie Eman SE Ak, Wawali Syerly Adelyn Sompotan bersama Tommy Murtono dari unsur KPK, Ketua DPRD Kota Tomohon Ir Miky Wenur, Kajari Tomohon Mohammad Noor SK SH MH, dan Sekkor Harold Lolowang memukul Tetengkoren ketika melauncing Wale Kabasaran Kota Tomohon, Selasa (10/10/2017).
Tomohon, Fajarmanado.com – Duet Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tomohon, Jimmy Feldie Eman SE Ak dan Syerly Adelyn Sompotan (JFE-SAS) kembali membuat gebrakan inovatif. Bangunan Kantor Wali Kota disulap menjadi “Wale Kabasaran”.

Wale Kabasaran ini tak lain adalah Kantor Pelayanan Publik (KPP) yang terdiri dari berbagai organisasi perangkat daerah (OPD) yang tentu saja melayani kepentingan masyarakat. Kawasan perkantoran KPP ini adalah satu satunya yang ada di 15 kabupaten kota di Sulawesi Utara (Sulut).

Grand opening KPP yang ditandai dengan pemungkulan Tetenkoren ini dilakukan serangkaian dengan launching aplikasi pelayanan perijinan dan non perizinan secara elektronik di Kota Tomohon pada Selasa (10/10/2017).

Lokasi KPP ini sebelumnya berfungsi sebagai kantor Wali Kota Tomohon. Ketika direnovasi dan ditata sedemikian rupa, diubah fungsinya menjadi bangunan satu atap, yang terdiri berbagai instansi pelayanan publik.

Kantor pelayanan publik “Wale Kabasaran” Kota Tomohon akan melayani masyarakat dengan prima dalam satu atap. Tediri dari, pelayanan perijinan/non perijinan, kependudukan dan pencatatan sipil, pelayanan PBB PB2, pengaduan, perbaikan, pembayaran, layanan perbankan Bank SULUT-GO, BNI 46, BPJS Kesehatan, BPJS Ketenaga kerjaan, Taspen, pelayanan samsat, dan PDAM.

Selain itu, juga tempat pembayaran rekening listrik, telepon, tiket, pulsa, kepariwisataan dan perdagangan/industri.

Di kawasan perkantoran tersebut tersedia fasilitas pendukung ruang coment canter, galery Atm, perpustakaan, cafe dan ruang tunggu yang nyaman. “Dan, akan lebih menarik lagi tahun depan akan dibangun fasilitas ruang terbuka hijau dengan taman bunga, untuk rekreasi dan olah raga, ruang bermain anak, ruang menyusui, ruang klinik, waserda dan lain sebagainya,” jelas Wali Kota Eman.

Didampingi Wawali Syerly Adelyn Sompotan, dalam sambutannya, Eman  mengatakan hadirnya kantor pelayan publik ini tentu memberikan dampak positif bagi kemajuan Kota Tomohon.

“Hal ini merupakan salah satu visi misi kami yakni peningkatan pelayanan publik, cepat tepat dan berjalan dengan aturan disesuaikan juga dengan UU No 23 tahun 2014 untuk Kesejahteraan Umum, guna meningkatkan pelayan publik,” tutur Eman.

Ia menjelaskan, proses pelayan perizinan dan non perizinan akan menggunakan aplikasi cerdas yang disebut ‘Si Cantik’ dari Kementrian Komunikasi dan Informatika RI yang telah dikembangkan sesuai perizinan dan non perizinan dari Kota Tomohon yang dinamakan aplikasi ‘Si Tangguh’.

Dalam menunjang pelayanannya, Pemkot juga telah menyediakan Shuttle bus gratis sebagai alat transportasi untuk masyarakat dalam pengurusan.

“Apresiasi kepada Komisi Pemberantasan Korupsi yang telah berkenan hadir dan memberikan arahan untuk dapat mewujudnyatakan pelayan publik yang bebas dari praktek KKN,” ujar Eman.

Wali Kota juga berharap KPP ini akan menjadi rumah bagi masyarakat. “Saya mengharapkan kepada para pegawai yang terlibat dalam pelayanan untuk terus memberikan pelayana yang terbaik, memberikan pelayanan sesuai aturan dan tidak melakukan pungli,” paparnya.

Terpantau hadir dalam kegiatan tersebut, Tommy Murtono dari unsur KPK, Ketua DPRD Kota Tomohon Ir Miky Junita Wenur, Kajari Tomohon Mohammad Noor SK SH MH, anggota DPRD Syeni Mandagi, Frets Keles ST, Piet Pungus SPd, unsur Perbankan, Sekkot Ir Harold Lolowang MSc bersama jajaran Pemkot Tomohon, Dirut PDAM, serta tokoh agama dan masyarakat.

Penulis : Prokla Mambo

Editor    : Herly Umbas

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *