Tompaso, Fajarmanado.com – Wakil Gubernur Sulawesi Utara (Wagub Sulut) Drs Steven Kandouw mengingatkan masyarakat agar selalu bersyukuri dan memanfaatkan waktu serta kesempatan untuk beribadah.
“Yang pertama bersyukur, ke dua bersyukur dan ketiga bersyukur lagi karena bisa beribadah. Tidak ada kata lain yang lebih indah selain beribadah,” kata Kandouw saat menghadiri ibadah syukur Hari Ulang Tahun (HUT) ke-52 Jemaat GMIM Eden Talikuran, Kecamatan Kakas, Kabupaten Minahasa, Minggu (08/10/2017).
Wagub Kandouw yang datang bersama Wakil Ketua TP-PKK dr Kartika Devi Kandouw-Tanos MARS itu juga mengajak jemaat GMIM Eden Talikuran agar melalui pertambahan usia dapat memacu untuk memajukan pelayanan yang lebih baik lagi dari tahun sebelumnya.
“Yang menjadi catatan dan perhatian bukan nilai nominalnya yang diukur akan tetapi nilai internshipnya di mata Tuhan apakah momen 52 tahun ini gereja yang sementara dibangun menjadi sukacita, damai sejahtera bagi kita semua, memberi inspirasi, aspirasi, bagi kita untuk berbuat baik dan berdamai dengan Tuhan, berdamai dengan sesama, diri kita dan lingkungan” tandasnya.
Oleh karena itu, Wagub meminta jemaat untuk selalu mengandalkan Tuhan dalam pelayanan.
“Kepada jemaat untuk terus maju dan andalkan Tuhan dalam kehidupan kita bersama,” harap Kandouw.
Kandouw juga menyampaikan pesan dari gubernur kepada masyarakat Talikuran agar melalui momentum hari jadi itu dapat meningkatkan integritas baik dalam bermasyarakat ataupun melalui bergereja.
“Bapak Gubernur Olly Dondokambey, SE sangat mengapresiasi kehidupan bergereja seperti di jemaat Eden Talikuran ini” ujar Kandouw.
Adapun dalam Ibadah syukur yang dipimpin oleh pendeta Pdt Dr Hein Arina, dalam khotbahnya mengingatkan jemaat selalu mengandalkan Tuhan.
Terpantau ikut hadir, Kepala Biro Pemerintahan dan Otonomi Dr Jemmy Kumendong, Camat Kakas Jefry Maisiouw, Camat Kakas Barat, Kapolsek Kakas, Danramil Kakas, Hukum Tua Desa Talikuran Renny Sumilat, Ketua Badan Pekerja Majelis Jemaat Eden Pdt Lita Emor Waladouw MTh dan Ketua Panitia Pembangunan Gereja Trini Malonda.
Editor : Herly Umbas