Lihat Potensi Pasar Tareran, Sandra Rondonuwu Sebut Cluster Pengembangan Ekonomi

Tareran, Fajarmanado.com — Sandra Rondonuwu ternyata senang mengunjungi pasar tradisional. Menyusul Pasar Amurang, Tumpaan, Motoling dan sejumlah pasar lainnya di Kabupaten Minahasa Tenggara dan Minahasa Selatan (Mitra-Minsel), kali ini srikandi PDI Perjuangan ini blusukan di Pasar Tareran, Minsel.

Kehadiran Sandra Rondonuwu di tengah kesibukan pedagang dan pembeli di pasar yang berada di wilayah Desa Rumoong Atas, Rabu (3/4/2019) pagi itu, sontak menyita perhatian.

Mengenakan blus biru muda bergaris putih  dipadu dengan celana jeans, Saron, sapaan akrabnya, dengan gaya khas yang simpatik dan familiar tak segan menyapa setiap pedagang dan pengunjung. Bahkan, tanpa sungkan, menyalami satu persatu sambil berinteraksi.

Berada dan berbaur dengan masyarakat di Pasar Tareran, kata dia, sangat besar manfaatnya. Ia menyatakan sangat merasakan langsung denyut nadi perekonomian masyarakat dan geliat kebutuhan pedagang dan pembeli.

Saron menilai, geliat ekonomi di Tareran memang cukup bagus. Daya beli masyarakat pun cukup baik.

“Ya, ini tentu tidak lepas dari potensi pertanian di wilayah ini, termasuk pohon aren yang cukup berkontribusi pada pendapatan masyarakat,” tutur srikandi PDI Perjuangan yang juga caleg DPRD Sulut nomor urut 1 dapil Minsel-Mitra.

Karena itulah, Saron mengatakan, Tareran sejatinya harus menjadi kecamatan yang memiliki cluster pengembangan ekonomi berbasis pertanian, baik tanaman tahunan maupun pertanian air nira yang dikembangkan menjadi cap tikus dan gula aren.

“Jadi ke depan yang harus kita dorong adalah menjadikan Tareran sebagai salah satu pusat pengembangan tanamana aren (seho, red) sehingga fokus pengembangan ekonomi masyarakatnya bisa lebih terarah dan sistematis,” ujar Saron seusai menyisir seluruh sisi Pasar Tareran.

Penulis: Prokla Mambo

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *