Tondano, Fajarmanado.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Minahasa tidak lagi mengalokasikan anggaran pengagaan bibit cenhUntuk tahun anggaran ini, Dinas Pertanian Kabupaten Minahasa tidak ada anggaran untuk pengadaan bantuan bibit cengkih dan kelapa untuk peremajaan ke dua komoditi primadona Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) ini .
Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Minahasa Ir Suhban Torar mengungkapkan pihaknya tidak memprogramkan lagi penyaluran bantuan bibit cengkih dan kelapa kepada petani karena sudah ditangani langsung oleh Dinas Pertanian Provinsi Sulut.
“Tahun anggaran (2017) ini, Minahasa tidak lagi mengalokasikan anggaran pengadaan bibit cengkih dan kelapa. Program bantuan pengadaan untuk peremajaan cengkih dan kelapa sudah ditangani langsung oleh Pemprov, melalui Dinas Pertanian,” katanya kepada Fajarmanado.com di Tondano, baru-baru ini.
Torar tidak menampik jika tak sedikit petani yang bertemu dan menanyakan langsung stok bibit cingkih dan kelapa kepada pihaknya. “Kami sudah menjelaskan dan mengarahkan mereka yang datang ke sini untuk mengajukan permohonan secara langsung di Dinas Pertanian Provinsi,” jelasnya.
Ia menjamin setiap permohonan berpeluang ditanggapi atau diberikan bantuan bibit cengkih oleh Dinas Pertanian Sulut, sepanjang pengajuannya dilakukan sesuai mekanisme dan mendapat rekomendasi dari BP4K kecamatan setempat. “Ini tak lain supaya bantuan tidak salah sasaran,” ungkapnya.
Meski demikian, ia berencana mengusulkan pengadaan bibit cengkih dan kepala pada APBD tahun 2018 mendatang. “Mudah-mudahan tahun 2018, sudah ada anggaran untuk pengadaan bibit cengkeh dan kelapa. Tapi untuk APBD-P tahun ini, kita usahakan dulu untuk tanamam buah-buahan,” kata Torar.
Sementara untuk pengadaan bibit buah-buahan, kata Torar, akan diusulkan masuk dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Perubahan (APBD-P) 2017 mendatang. “Untuk buah-buahan kita akan usulkan anggaran pengadaannya melalui APBD Perubahan, sedangkan bantuan palawija dan hortikultura sementara dalam proses penyaluran sekarang ini,” paparnya.
Khusus bibit buah-buahan, Dinas Pertanian Minahasa memriotaskan pengembangan durian.Menurut Torar, durianmemberi keuntungan ganda. Saat masih produktif, buahnya bisa dijual untuk menambah pendapatan petani dan ketika tidak produktif lagi kayunya bisa diolah menjadi bahan bangunan.
“Yang akan kitadisalurkan ke petani untuk dibudidayakan adalah varietas durian yang benar-benar unggul dan cocok ditanam di daerah ini, seperti durian gajah dan masih ada beberapa lagi,” ujar Torar.
Penulis : Fisher Wakulu
Editor : Herly Umbas