Konkritkan Aspirasi Rakyat, APBDes 2019 Kiawa Dua Prioritas 3 Sektor Ini

Kawangkoan Utara, Fajarmanado.com — Gayung bersambut. Sinkron dengan aspirasi rakyatnya, APBDes 2019 Desa Kiawa Dua, Kecamatan Kawangkoan Utara, Kabupaten Minahasa, Sulawesi Utara, menyasar prioritas pembangunan tiga sektor.

“Ke tiga sektor itu, intinya adalah keamanan, perluasan wilayah pemukiman dan kesehatan,” kata Kepala Desa (Kades) Kiawa Dua, Jemmy suak kepada Fajarmanado.com, Kamis (11/7/2019).

Ditemui disela kesibukan bersama masyarakat membuka jalan baru di sebelah utara desa, program mendukung keamanan lingkungan dilakukan dalam bentuk pemasangan lampu jalan solar cell sebanyak enam buah.

“Jadi total lampu jalan yang dibiayai dengan dana desa akan menjadi 12 buah,” jelas mantan Sekretaris Desa (Sekdes) Kiawa Dua (raya), yang kini sudah menjadi tiga desa ini.

“Ya, tentu diharapkan menciptakan keamanan dan kenyamanan masyarakat di malam hari,” sambungnya.

Kumtua Jemmy Suak dan Ketua TP PKK Desa Kiawa Dua, Anita Tampi. Foto: Koleksi pribadi/Ist.

Di bidang kesehatan, APBDes 2019 Desa Kiawa Dua mengalokasikan anggaran Rp.24.121.500 dari total Rp.715 juta lebih dana desa. Di antaranya, pengadaan alat fogging lengkap dengan cairan obatnya.

“Pengadaan fogging ini merupakan tindak lanjut program Pemkab Minahasa agar desa bisa dengan cepat bertindak apabila muncul gejala penyebaran penyakit demam berdarah, yang setiap saat mengancam akibat cuaca yang tidak menentu belakangan ini,” jelasnya.

Program pembangunan infrastruktur tahun ini lanjutnya, sesuai musyawarah pemerintah desa, BPD dan tokoh masyarakat, juga diarahkan untuk sanitasi lingkungan dengan membangun baru dan merawat drainase yang sudah ada.

“Ada sekitar 50 meter drainase yang sementara kami bangun di sisi jalan protokol, termasuk tanggul dan paving block. Kalau plat deukernya nanti menyusul karena anggaran tidak mencukupi lagi,” ujar Jemmy Suak, Hukum Tua (Kumtua) Desa Kiawa Dua, sebutan khas Kades di Minahasa ini.

Penampakkan ruas jalan rabat beton sampai jembatan di Desa Kiawa Dua yang menuju perkebunan Naret sebagai bakal wilayah pemukiman baru.

Selain beberapa kegiatan tersebut, lanjut dia, juga tengah dilakukan pembukaan jalan baru menuju ke perkebunan Naret.

Ruas jalan yang tengah dibuka itu merupakan wilayah bakal pemukiman baru. “Ini permintaan masyarakat, kalau tidak bisa disebut desakan masyarakat,” paparnya.

Ia pun mengungkapkan kebanggaannya. Meski sementara dikerjakan, menurutnya, sudah banyak masyarakat yang bertanya langsung padanya kalau sudah ada pemilik lahan yang mengkapling tanahnya.

“Sampai tadi, sudah ada beberapa orang yang datang bertanya, mana yang lahan yang siap dijual kapling,” ungkapnya sambil melempar senyum bangga.

Pantauan Fajarmanado.com siang tadi, ruas jalan dari pemukiman penduduk dengan kawasan perkebunan Naret, yang dibentangi anak sungai DAS Nimanga itu, terkesan disulap.

Kondisi jalannya kini mulus berkonsuksi rabat beton memutar hingga tembus ke jalan protokol yang berbatasan dengan Desa Kiawa Satu Utara melintasi pasar desa. Pasalnya, di atas sungai telah membentang jembatan permanen.

Penulis: Herly Umbas

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *