Dinas Pertanian Salurkan 2.500 Bibit Rica di Kawangkoan

Dinas Pertanian Salurkan 2.500 Bibit Rica di Kawangkoan
Camat Dra Meike Rantung, anggota Dewan Minahasa Dicky RPP Masengi dan para hukum tua dan lurah sesaat setelah penyerahaan simbolis 2.500 bibit rica di Balai Desa Tondegesan, Jumat (15/09/2017).
Kawangkoan, Fajarmanado.com – Dinas Pertanian Minahasa menyalurkan 2.500 bibit rica (cabe) kepada masyarakat Kecamatan Kawangkoan.

“Ini untuk mendukung suksesnya program Minahasa sebagai Kabupaten Cabe,” kata Kepala UPT Dinas Pertanian Kawangkoan Meske Langi ketika menyerahkannya pada Rapat Koordinasi Kecamatan (Rakorcam) Kawangkoan di Balai Desa Tondegesan, Jumat (15/09/2017).

Penyerahan bibit rica yang telah tumbuh dalam poliback tersebut diserahkan secara simbolis kepada enam lurah dan empat hukum tua se Kecamatan Kawangkoan oleh Camat Dra Meike Rantung, Forkompika dan Dicky RPP Masengi, yang adalah anggota Komisi 1 Dewan Minahasa ini.

Langi mengatakan, bantuan bibit rica ini merupakan bagian dari program ketahanan pangan dari Tim Penggerak (TP) PKK untuk pemberdayaan lahan dan pekarangan rumah-rumah anggota PKK di semua 170 desa dan kelurahan di daerah Toar Lumimuut ini.

“Dengan bantuan ini, diharapkan ke depan tidak akan terdengar lagi, ini cabe Gorontalo atau cabe Surabaya, tapi cabe Minahasa yang benar-benar berasal dari Minahasa,” katanya.

Luas lahan pertanian di wilayah Kecamatan Kawangkoan, apalagi di enam kelurahan, lanjut Langi, memang relatif kecil dibanding kecamatan lain di Minahasa. Makanya, sasaran lokasi penanaman bibit rica bantuan pemerintah melalui TP PKK ini adalah pekarangan rumah-rumah penduduk.

“Kalau pekarangan rumah sempit, bisa kita tanam dalam poliback berukuran 35 kali 34 centimeter. Itu bisa kita tata dan diletakkan pada parapara layaknya menata taman khusus untuk bunga,” katanya.

Langi pun menjelaskan teknik pemindahan dan penanaman bibit rica yang memberikan jaminan tumbuh.

“Siram poliback yang ada bibit ini, kemudian remas-remas sampai tanahnya menjadi lembek, kemudian dipindahkan ke lubang yang sudah dibuat sebelumnya atau poliback besar yang telah disiapkan. Setelah itu disiram,” jelasnya.

Anggota Komisi 1 Dewan Minahasa Dicky RPP Masengi mengapresiasi program PKK tersebut. “Kita memang harus memanfaatkan semaksimal mungkin lahan yang ada, termasuk pekarangan rumah,” katanya.

Politisi PDIP ini mengungkapkan, selama ini dirinya terus berusaha memaksimalkan pekarangan rumahnya dengan ditanami berbagai jenis tanaman hortikultura.

“Ternyata sangat bermanfaat sekali. Bahkan, lainnya saya jual, tentu melalui orang lain,” ungkap pria yang mengaku memiliki pekarangan rumah sekitar 200 meter persegi ini, sambil menebar senyum.

Penulis : Herly Umbas

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *