Berakhir, PKL 558 Mahasiswa Poltekes Manado di Mitra

Penutupan Dan Penarikan
Asisten I Drs Ghotlib Mamahit mewaili bupati menyerahkan pataka kepada Direktur Poltekes Manado, tanda berakhirnya kegiatan PKL
Ratahan, Fajarmanado.com – Praktek Kerja Lapangan (PKL) terpadu dari Mahasiswa Politeknik Kesehatan (Poltekes) Kemenkes Manado, yang melibatkan 558 mahasiswa di wilayah Kabupaten Minahasa Tenggara ( Mitra) berakhir ditandai dengan acara penutupan  di Hall sport kantor bupati, Senin (27/3/2017).

Asisten I Pemkab Mitra Gotlieb Mamahit mewakili Bupati James Sumendap, mengatakan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) dan masyarakat Mitra sangat berbangga sekaligus memberikan respon yang positif atas terlaksananya PKL terpadu dari Mahasiswa Poliklinik Kesehatan Manado.

“Saya yakin kegiatan dari PKL yang telah dilaksanakan di kabupaten Mitra ini, mendapatkan pengalaman sekaligus menfaat untuk adik-adik mahasiswa,” ujarnya.

Dirinya mengaharapkan, dengan kegiatan PKL ini semoga menjadikan adik-adik mahasiswa sebagai tenaga kesehatan yang profesional serta terus mengembangkan dan meningkatkan kemampuan guna pelaksanaan tugas, pengabdian kepada masyarakat. “Dengan mengikuti PKL kiranya adik-adik mahasiswa tanggap dalam menyikapi dan merespon permasalahan khusus kesehatan,” harapnya.

Sementara itu, Direktur Poltekes Manado Samuel Layuk SKM M Kes menuturkan, terlaksananya kegiatan di ini tidak terlepas dari kepedulian dan perhatian dari Pemkab Mitra, terlebih Bupati serta jajaran, juga peran aktiv dari seluruh masyarakat.

“Trima kasih kepada Pemkab Mitra, Terlebih bupati, dan masyarakat yang telah menerima dengan baik serta memnerikan kesempatan untuk berpartisipasi dalam kegiatan yang menjadi program Pemda khususnya dibidang kesehatan, sehingga mahasiswa dapat memperoleh pengalaman berhaga dengan terlibat langsung dalam kegiatan nyata bersama petugas kesehatan dan masyarakat di lapangan,” ungkapnya.

Pelaksanaan kegiatan PKL dari Mahasiswa Poliklinik Kesehatan Kemenkes Manado berlangsung  21 hari, selang tanggal 7-21 Maret 2017. Mereka yang berjumlah 558 orang ini disebar pada 6 Kecamatan dan 74 desa.

(geri)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *