Amurang, Fajarmanado.com – Petani di Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel) dipastikan akan kebanjiran dana untuk mendorong pengembangan tanaman jagung pada tahun 2017.
“Pemerintah siap membantu, maka target saya sekira 60 ribu orang petani jagung di Minsel akan berhasil panen,” kata Bupati Christiany Eugenya Paruntu, SE kepada wartawan di Amurang, Jumat (28/10).
Seperti diberitakan, Tetty, sapaan familiar Bupati Minsel ini, bertemu dan melakukan pembicaraan khusus dengan Dirjen Tanaman Pangan Kementerian Pertanian (Kementan), Dr Ir Hasil Sembiring, MSc di Jakarta, Selasa (25/10) lalu.
Dalam pertemuan di ruang kerja Dirjen, didampingi Plt Kadis Pertanian dan Peternakan Minsel, Frans D Tilaar, SP, MSi, Bupati menyerahkan proposal pengembangan jagung di wilayah 177 desa dan kelurahan yang tersebar di Minsel.
“Menariknya, Pak Sembiring menyanggupi akan membantu sekitar Rp 60 miliar,’’ ujar Tilaar ketika ditemui terpisah usai upacara Sumpah Pemuda di Amurang, Jumat (28/10).
Sementara, menurut Tetty, dana bantuan yang akan disalurkan dalam bentuk benih dan pupuk tersebut diproyeksikan diberikan kepada setiap kepala keluarga untuk mengolah 1 hektar lahan dengan mamanfaatkan lahan produktif dan lahan tidur.
“Artinya, setiap satu kepala keluarga diwajibkan mengolah sampai 1 hektar. Ini seakan menjadi target, tapi tujuannya semata-mata untuk meningkatkan pendapatan petani karena harga jagung saat panen nanti pasti menguntungkan petani,” katanya.
“Bulog telah menjamin akan membeli jagung petani daerah ini seharga Rp 3.150 per/kg jagung,” tegas Tetty optimistis.
Sementara itu, Tilaar meyakinkan kepastian bantuan Kementan dan jaminan harga beli dari Bulog. “Daya dengar langsung, hanya saja proses persetujuan proposal itu harus dikawal agar dana bantuannya tidak beralih ke daerah lain,” katanya.
Karena itulah, Tilaar mengharapkan agar masyarakat segera mempersiapkan lahan pertanian yang bakal digunakan.
“Saya tahu masih banyak lahan tidur di daerah ini. Pemiliknya tak punya waktu untuk mengolahnya sehingga terbiar. Hubungi saja, kalau dia tak mengijinkan laporkan kepada kami untuk dicarikan solusinya,” ujarnya.
(andries)