Amurang, Fajarmanado.com – Warga Minsel patut berbangga. Kredibilitas dan kapasitas salahsatu putra terbaiknya, Dr Ferry Daud Liando, MSi ternyata diperhitungkan pemerintah pusat.
Putra Desa Malola, Kecamatan Kumelembuai ini terpilih sebagai salahsatu personil tim penilai makalah calon anggota KPU dan Bawaslu RI di Jakarta. Sementara dua putra daerah lainnya, Dr Terry M Frans, MSi dan Sammy Mingkid, SPi mendaftarkan diri sebagai calon anggota lembaga penyelenggara dan pengawasan Pemilu RI.
“Ini menjadi bukti bahwa kemampuan Putra Minsel telah diakui secara nasional,” kata pengamat pemerintah Sulut Drs Ferry Mohede kepada Fajarmanado.com, Sabtu (10/12).
Muhede mengatakan, masyarakat Minsel layak memberikan dukungan moril agar Liando dapat mengemban tugas dan kewajibannya dengan baik untuk mengharumkan nama Provinsi Sulawesi Utara dan Minsel khususnya.
“Dukungan pun pantas diberikan kepada Dr Terry M Frans, MSi serta Sammy Mingkid, SPi agar bisa lolos dan diterima sebagai anggota KPU/Bawaslu RI di Jakarta,’’ ujarnya.
Terpilihnya Liando sebagai salahsatu personil tim seleksi masuk anggota KPU dan Bawaslu RI ini, setidaknya akan menambah kepercayaan diri bagi Frans dan Mingkid untuk bersaing dengan para calon lainnya.
“Semoga saja hasil kerja Liando telah membuktikan kemampuan putra Minsel di tingkat nasional ini dan semakin memotivasi bagi Frans dan Mingkid bersaing masuk sebagai anggota KPU dan Bawaslu RI, kemudian akan ikut mengharumkan dan memfasilitasi dengan baik jalannya Pemilu di daerah ini nantinya,” tutur Muhede.
Dihubungi terpisah, Dr Ferry Daud Liando, MSi mengatakan, dipilihnya dia sebagai tim penilai karena berhasil memasukan makalah/jawaban test tertulis dari calon anggota KPU/Bawaslu RI di Jakarta.
‘’Tim penilai ahli dipilih dan diangkat oleh Panitia Seleksi (Pansel) KPU dan Bawaslu RI di Jakarta. Bahwa, saat pemilihan, berlangsung selama 3 hari, yaitu tanggal 6 hingga 8 Desember 2016 lalu di Hotel Santika, Slipi, Jakarta. Nilai makalah akan menjadi penentu kelulusan bagi para calon yang mengikuti seleksi anggota KPU dan Bawaslu RI,’’ kata Liando.
Dikatakan staf dosen FISIP Unsrat Manado ini, beberapa tim ahli politik nasional ikut menjadi masuk dalam tim penilai tersebut. Diantaranya, Dr Refly Harun, Dr J Kristiadi, Prof Kacung Marijan (Unair), Sri Nuryanti (Pusat Politik LIPI), Prof Topo Santoso (UI), Zainal Arifin Mochtar (Moderator Debat Calon Presiden dan Wakil Presiden), Didik Supriyanto, Endang Sulastri dan sejumlah ahli-ahli politik lainnya.
(andries)