Airmadidi,Fajarmanado.com — Tahun ini, Pekan Nasional (Penas) Kelompok Tani Nelayan Andalan (KTNA) akan dilaksanakan di Provinsi Banda Aceh dari tanggal 5-11 Mei mendatang. Setiap daerah pun mengirim anggota KTNA dan salah satunya adalah Kabupaten Minahasa Utara (Minut) yang mengutus 47 anggota.
Mereka dilepas oleh Bupati Minut Vonnie Aneke Panambunan yang diwakili oleh Asisten II Bidang Perekonomian Minut Drs Allan Mingkid bertempat di atrium Kantor Pemkab Minut, Rabu (3/5/2017).
Para peserta sebelum dilepas diberi pembekalan singkat terkait hal-hal yang akan dilakukan mereka saat berada di daerah Serambi Mekah, agar bisa mengetahui apa yang harus dilakukan sesampainya disana.
“Masih banyak harga komoditas unggulan di Minut yang belum terprotek oleh standart harga dari kementrian pertanian. Bupati berharap para peserta Penas nanti dapat menggali ilmu dari peserta lain sehingga produk-produk di Minut nanti baik pertanian maupun hasil perikanan dari nelayan dapat dipasarkan menyesuaikan dengan harga standart pasar. Diharapkan juga para peserta bukan saja menggali ilmu tapi juga menjadi duta untuk produk-produk unggulan yang ada, termasuk juga pariwisata yang saat ini untuk Kabupaten Minut sedang membangun Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) pariwisata,” terang Mingkid didampingi Kadis Perikanan dan Kelautan Ir Sadrak Tairas.
Sementara itu terpisah, Plt Kadis Pertanian Ir Joseph Aliks saat diwawancarai mengatakan rombongan Penas KTNA Minut yang terdiri dari Ketua Kelompok Tani aktif bersama anggota, nantinya akan menjual tegnologi bercocok tanam dengan menggunakan pupuk organik.
“Nantinya mereka akan memperkenalkan kepada peserta Penas KTNA tegnologi pertanian organik, yakni tegnologi yang tidak lagi menggunakan pupuk seperti Urea, KCL dan TSP tapi menggunakan pupuk organik yang merupakan hasil olahan sendiri. Pupuk ini cenderung lebih aman dari pada pupuk anorganik,” jelas Aliks yang baru saja sukses meloloskan empat orang penyuluh pertanian nasional asal Minut yang diangkat sebagai Aparatur Sipil Negara lewat jalur kedinasan.
Rombongan Penas KTNA ini akan berangkat, Kamis (4/5/2017) dan menampilkan produk unggulan berupa tegnologi pertanian dan juga menggali ilmu dari peserta lain selama berlangsungnya Penas tersebut.
(udi)