Pusat Kota Amurang Amburadul, Mononimbar: Kapan Diperbaiki?

Ketua LSM Barisan Muda Teguh Bersinar Minsel, Willem 'Baba' Mononimbar
Amurang, Fajarmanado.com – Amurang adalah kota kecil di Provinsi Sulawesi Utara. Amurang juga sebagai Ibu kota Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel). Namun, nama Amurang sudah dikenal beratus-ratus tahun lamanya. Kalau juga Amurang sudah mendapat sentuhan pembangunan, pasti akan semakin cantik dan rupawan.

Kini, Minsel dipimpin Bupati Christiany Eugenia Paruntu, SE. Bupati yang disebut tercantik ditanah air Indonesia, apakah Amurang akan dipercantik seperti bupati? Semoga kedepan, Amurang akan dibangun melalui pendanaan dari APBN dan APBD berjalan.

‘’Oh Amurang, kenapa Amurang yang adalah ibu kota Minsel hingga saat ini masih amburadul alias semrawut. Dimana letak kesalahan penataan Amurang oleh Bapalitbang Minsel. Padahal, bila Amurang ditata sedemikan baik, pastilah Amurang akan terlihat cantik dan rupawan. Seperti cantiknya Bupati Minsel Christiany Eugenia Paruntu, SE,’’jelas Willem ‘Baba’ Mononimbar, warga Amurang, Minggu (5/2/2017).

Menurut Mononimbar, Kota Amurang perlu ditata kembali. Perlu dibangun sejumlah toko modern atau pasar modern, bisa juga dibangun tempat ‘permainan’ anak atau mall. Menjadi persoalan utama adalah, jalan di pusat Kota Amurang justru rusak dan banyak berlobang. Saluran air pun ‘tersumbat’ dan akibatnya air keluar dijalan raya.

‘’Jadi, usulnya kepada Pemkab Minsel melalui Bupati Tetty Paruntu, agar supaya APBD 2017 ini jalan di pusat Kota Amurang diperbaiki. Saluran dan trotoar juga dibuat kembali. Supaya, Amurang akan terlihat cantik seindah dengan bupati Minsel,’’kata Ketua LSM Barisan Muda Teguh Bersinar Minsel ini.

Lanjut mantan Lurah Ranoiapo ini, bagaimana dengan tamu negara atau tamu penting lainnya yang datang di Amurang dan melihat pusat Kota Amurang ‘semrawut’. Olehnya, harapannya bupati yang juga asal Amurang akan menindak lanjuti penataan Kota Amurang yang amburadul.

Senada dikatakan Johny Mononimbar, SH MSi, tokoh Minsel yang juga birokrat ini menilai Amurang belum bisa dikategori kota kecil bersih. Memang, awalnya Amurang pernah mendapat penghargaan WTN dari Menteri Perhubungan RI beberapa tahun silam. Tetapi, akankah Amurang tetap menjadi kota kecil dengan penataan terbaik?

‘’Ya, semuanya butuh pengorbanan dan paling penting adalah kesadaran masyarakat. Intinya, warga Amurang tidak ada kesadaran untuk menjaga kebersihan dan lainnya. Tetapi, Amurang menurutnya butuh perhatian Pemkab Minsel. Seperti, penataan lalu lintas oleh Dinas Perhubungan Minsel dan Polres Minsel melalui Bagian Lalu Lintas. Kalau semua diatas telah berjalan, so pasti Amurang akan terlihat cantik dan berwibawa dimuka banyak orang,’’tegas Johny yang juga Camat Amurang ini.

(andries)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *