DPP APDESI

Jelang Natal dan Tahun Baru, Pemkab Minsel Terus Monitoring Bapok

Jelang Natal dan Tahun Baru, Pemkab Minsel Terus Monitoring Bapok
Suasana pasar tradisional Tumpaan. Foto: Andries Pattyranie
Amurang, Fajarmanado.com – Dalam rangka memantau persediaan dan fluktuasi harga bahan kebutuhan pokok (Bapok) masyarakat menjelang Natal dan Tahun Baru 2017, Pemkab Minsel melalui Dinas Koperasi UKM, Pasar, Perindustrian dan Perdagangan akan terus melakukan monitoring ke pasar-pasar dan supermarket.

Kepala Dinas Koperasi UKM, Pasar, Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Minsel, Samuel Setho Slaat, ST MSi melalui Kepala Bidang Perdagangan Melysa Aring, SSTP mengatakan bahwa soal itu telah menjadi agenda pihaknya.

“Kami akan turun lapangan melalui sidak untuk di semua pasar, termasuk supermarket,” kata Aring. Namun ia enggan membeber jadwal Inspeksi Mendadak (Sidak) yang telah di agendakan pihaknya.

Aring mengingatkan perusahaan supaya jangan menjual bahan kedauarsa menjelang Natal dan Tahun Baru dan berspekulasi menaikkan harga secara sepihak.

“Soal sanksi, semua pengusaha sudah tahu. Jadi, agar tidak bermasalah di kemudian hari, tolong jangan naikkan harga sepihak dan menjual barang kedaluarsa,” paparnya.

Kapan operasi pemantauan tersebut dilakukan, Aring menolak memberi keterangan. “Kalau saya bilang, pasti kami tidak akan menemukan pelanggaran karena sudah lebih dulu diketahui pedagang melalui media,” kilahnya.

Aring mengatakan, sampai pekan ini belum ada kenaikan harga Sembako, kecuali bawang, tomat dan cabai yang memang terus berfluktuasi.  rupiah per kg atau sekitar 8.500 rupiah per liter,” katanya.

Begitu pun gula smasih berkitar Rp.13.500 hingga Rp.15.000 per kilogram. “Jadi masih relatif normal. Apabila terjadi kenaikan, otomatis  kami akan mengambil langkah, termasuk memberikan sanksi sesuai aturan atas penjualan dengan harga dinaikan kepada konsumen,” ungkapnya.

(andries)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *