Diundang Hadir, Kelompok Tani Ini Kecewa Tak Dapat Bantuan

Diundang Hadir, Kelompok Tani Ini Kecewa Tak Dapat Bantuan
Ilustrasi lahan pertanian jagung. Foto: Andries Pattyranie
Amurang, Fajarmanado.com – Pencanangan menanam jagung dan rica (cabe) dengan inovasi teknologi tinggi tingkat Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel) yang sukses dilakukan Bupati Christiany Eugenia Paruntu, SE, Senin (28/11), memunculkan kekecewaan terhadap kelompok tani Tatapaan.

“Kami bangga Ibu Bupati mampu memperjuangkan bantuan untuk petani Minsel, tapi kenapa kami diundang tapi tidak mendapat bantuan,” ketus Fadly ST Pola.

Pola yang juga Hukum Tua Desa Wawontulap mengaku menjadi sasaran pelampiasan kekecewaan puluhan petani dari sejumlah kelompok tani dari Kecamatan Tatapaan yang diundang hadir pada acara tersebut.

“Bantuan yang disalurkan Pemkab Minsel dan Pemrov Sulut banyak sekali, tapi ada beberapa kelompok tani di Tatapaan tidak ada yang mendapat jatah. Padahal, mereka mengaku diundang Dinas Pertanian dan Peternakan,” ungkapnya.

Menurut Pola, kelompok-kelompok tani menilai mereka hanya dimanfaatkan oleh instansi yang dipimpin Kadis Frans D Tilaar, SP MSi. “Mereka tahu, ketika diundang pasti akan mendapat bantuan sehingga tidak berpikir banyak hadir sekalipun menyewa mobil,” ujarnya.

Hukum Tua Desa Sondaken Ferry Ruata juga mengungkapkan kekecewaan para petani asal desanya. “Selesai acara mereka langsung datang mengeluh karena ternyata tidak masuk daftar penerima bantuan benih sekali pun,” ungkapnya.

Ruata telah menduga hal itu sebelum acara dimulai. Ketika dia coba bertanya kepada beberapa pegawai Dinas Pertanian dan Peternakan, tidak ada seorang pun yang berani menunjukkan daftar kelompok tani penerima ketika mengetahui dia adalah salahsatu hukum tua di Kecamatan Tatapaan.

“Makanya, sampai selesai acara pencanangan dan  pelantikan pengurus KTNA Minsel, saya tidak terlalu kaget lagi kalau kelompok tani asal desa kami tidak memperoleh jatah bantuan,” ujarnya.

Ruata mengakui kelompok tani di desanya menjadi langganan diundang Dinas Pertanian dan Peternakan Minsel semasa masih dipimpin Kadis Ir Decky Keintjem, MSi.

“Karena rata-rata kelompok tani di Kecamatan Tatapaan boleh dikata berhasil. Namun, acara kali ini membuat kelompok tani di kecamatan kami kecewa luar biasa karena tidak mendapat jatah bantuan,” ungkapnya.

Acara pencanangan itu sendiri berlangsung sukses. Selain dihadiri ratusan petani, juga Wakil Bupati Franky Donny Wongkar, SH dan Forkompika Minsel.

(andries)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *