Bapelitbangda Rekam Aspirasi Warga Kawangkoan

Kawangkoan, Fajarmanado.com – Bapelitbangda Minahasa rekam aspirasi warga Kawangkoan melalui Musrenbang Kecamatan Kawangkoan di Gereja Bethel, Kelurahan Sendangan Selatan, Selasa (7/2)

Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) dipimpin Camat Dra Meike Rantung, dihadiri Wakil Ketua DPRD Minahasa Ventje Mawuntu, SE dan Wakil Ketua Komisi I Drs Teddy Masengi, Danramil 1302 Kawangkoan Kapten Inf Joris Saesa dan Wakapolsek Aiptu Anton Tumbelaka.

Sekretaris Bapelitbangda Minahasa Drs Johny Wua, MSi ketika membacakan sambutan Sekkab Jeffry Korengkeng mengatakan, kehadiran pihaknya tak lain dalam rangka merekam dan mencatat aspirasi masyarakat melalui laporan hasil kegiatan yang sama dari para lurah dan hukum tua.

Aspirasi-aspirasi tersebut akan dicacat kemudian dibahas kembali dalam Musrenbang tingkat kabupaten untuk dituangkan dalam dokumen rencana kerja pemerintah daerah (RKPD) tahun 2018.

“Harus diakui karena keterbatasan anggaran, tentu tidak semua akan mendapat anggaran, makanya kita lihat skala prioritas. Ada pula yang akan kita perjuangkan bersama untuk mendapat anggaran dari pemerintah provinsi,” ujar Wua yang hadir bersama beberapa kepala bidang.

Bapelitbangda Rekam Aspirasi Warga Kawangkoan
Camat Dra Meike Rantung, Danramil Kapten Inf Joris Saesa, Wakapolsek Aiptu Anton Tumbelaka, Lurah Sendangan Selatan Novi Kawung, SE bersama unsur Dinas PMD dan Tim Pendamping Desa usai Musrenbang Kecamatan Kawangkoan di Gereja Bethel Sendangan Selatan, Selasa (7/2)

Ia mengungkapkan, untuk tahun ini ada beberapa kegiatan pembangunan di wilayah Kawangkoan yang telah diplot mendapat anggaran. Antara lain, pembangunan jalan Kinali-(perkebunan) Wawona, jalan dalam kota, irigasi persawahan di Desa Tondegesan, Puskesmas Kawangkoan, rehabilitasi ruang kelas SD GMIM 1 Sendangan, dan pengadaan buku bagi sejumlah sekolah SD maupun SMP.

Sementara itu, laporan hasil Musrenbang 4 desa dan 6 kelurahan terungkap beragam kebutuhan pembangunan yang dibutuhkan, seperti pelebaran jalan dan membangunan tanggul Jalan Kelurahan Sendangan Selatan-Desa Kanonang Tiga sebagai akses utama menuju objek wisata Bukit Kasih, pembuatan tanggul dan jalan yang longsor di Kelurahan Kinali, pembangunan drainase, kantor dan balai kelurahan.

Juga terungkap jika selama ini Pemkab Minahasa belum pernah mengalokasikan dana pembangunan kantor dan balai pertemuan kelurahan, sejak 4 kelurahan di bendar Kawangkoan raya dimekarkan dengan membentuk 6 kelurahan baru pada 17 September 2008.

“Selama ini kelurahan di wilayah ini belum pernah mendapat sentuhan anggaran pembangunan dari pemerintah. Kegiatan pembangunan hanya ada ketika masih dialokasikan dana PNPM beberapa tahun lalu. Lebih dari itu, semuanya diusahakan secara swadaya murni masyarakat,” kata Sekretaris LPMK Sendangan Selatan Deksy Hamid kepada Fajarmanado.com.

Musrenbang yang diwarnai dengan pelantikan panitia hari-hari besar keagamaan dan nasional tersebut, juga sempat dihadiri Asisten I Dr Denny Manggala dan perwakilan dari Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Stevie Mokolensang dan Stedie Tumbelaka serta tim pendamping desa.

(fis/ely)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *