FajarManado.News, Kawangkoan — Piala Dunia 2026 yang dihelat di Amerika Serikat, Kanada dan Meksiko sejak 11 Juni 2026, mencapai puncak pada Senin, 20 Juli, dini pagi. Partai final akan menyajikan dua raksasa sepak bola sejagat, Argentina versus Spanyol.
Kick of Pukul 3.00 Wita, siapa yang bakal mengukir sejarah baru antara skuad Lionel Messi dan Rodri, sangat dinanti penikmat sepak bola, termasuk di Provinsi Sulawesi Utara (Sulut).
Tak heran, Pemerintah Provinsi Sulut maupun kabupaten dan kota menggelar nonton bareng (nobar) di berbagai tempat.
Tak mau ketinggalan, komunitas UMKM di kawasan khusus kuliner Kawangkoan Ba Ombong kompak berinisiatif menggelar pula nobar.
Layar 3×4 meter kini telah terpampang di depan Kantor Terminal Kawangkoan. Proyektor LCD pun telah disiapkan oleh para pelaku usaha.
“Pada prinsipnya semua yang dibutuhkan sudah siap, termasuk kursi-kursi para penonton,” kata koordinator Nobar Kawangkoan Ba Ombong, Leo Purwanto.
Pegawai Dinas Perhubungan Sulut, yang juga pelaku usaha yang menjajakan kue tradisional Cucur ini, Nobar Final Pildun 2026 Kawangkoan Ba Ombong juga menyediakan berbagai door price, yang disponsori penggiat usaha kuliner setempat.
“Ada tebak skor dari macha go street, berupa minuman dan Snack, voucher belanja Frozen Food dari Stenly watung dan bubur ayam gratis dapur om Pato,” ujarnya.
Keamanan
Menurutnya, Nobar ini mendapat restu dari pengelola Kawangkoan Ba Ombong, yakni Bumdesma Esa Waya Kawangkoan dan UPT Terminal Kawangkoan.
“Sangat membanggakan lagi, kami mendapat dukungan penuh dari pihak Polsek Kawangkoan dan Koramil 1302/08 Tompaso, yang siap hadir sekaligus menjaga keamanan selama nobar berlangsung,” katanya.
Sementara itu, para fans Argentina dan Spanyol mengapresiasi inisiatif pelaku UMKM menggelar nobar final Pildun.
“Bagi kami, bukan soal menang kalah. Beda pilihan itu biasa, pasti ada yang menang, ada yang kalah. Ini menjadi ujian sportivas karena persatuan dan kesatuan di atas segala-galanya,” komentar senada Rifwan Hasanuddin dan Fanny Kondoy.
Rifwan, pendukung Argentina dan Fanny yang mengaku mengandalkan Spanyol juga senada berharap agar para peserta nobar dini pagi nanti, meninggalkan ego masing-masing sampai pertandingan berakhir.
“Kalau fans kita kalah, tumpahkan saja kekecewaan dengan membeli aneka menu yang dijual para pengusaha Kawangkoan Ba Ombong,” komentar mereka juga senada.
[heru]