FajarManado.News, Jakarta — Minggu, 12 Juni 2026, hari ini, gerakkan koperasi di tanah air memperingati Hari Koperasi Nasional (Harkopnas) ke 79 di Indonesia Arena, Gelora Bung Karno, Jakarta.
“Selamat dan sukses Hari Koperasi Nasional 2026. Koperasi Berdaya, Indonesia Maju,” kata Anggota DPD RI/MPR RI, Ir. Stefanus BAN Liow, MAP.
Ucapan selamat dan harapan untuk gerakkan koperasi Indonesia disampaikan juga Stefa, sapaan Senator Indonesia dari Sulawesi Utara (Sulut) ini, melalui flyer yang disebar ke berbagai media online dan media sosial.
Harkopnas 79 digelar pemerintah bersama Dewan Koperasi Indonesia (Dekopin) dengan berbagai kegiatan sepanjang Juli di sejumlah daerah.
Rangkaian acara tersebut antara lain kegiatan jalan sehat dan pameran produk koperasi saat Car Free Day (CFD) di Jalan Rasuna Said pada 19 Juli, serta peresmian renovasi gedung Kongres Koperasi Pertama di Tasikmalaya pada 24 Juli mendatang.
Senator Stefa Liow berkeyakinan, Harkopnas 2026 menjadi tonggak kebangkitan kembali koperasi di Indonesia untuk menjadi soko guru perekonomian nasional dan menjadi salahsatu pilar ekonomi kerakyatan.
“Dengan mengusung tema Koperasi Berdaya, Indonesia Maju, saya yakin hakul koperasi di negara kita ini akan kembali bangkit dan menjadi pilar dalam menggerakkan ekonomi masyarakat mulai dari desa-desa,” ujarnya kepada FajarManado.News, Minggu pagi tadi.
Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto, katanya, kini menaruh perhatian serius terhadap kemajuan koperasi. “Ini tergambar jelas pada tema dan logo Hari Koperasi Nasional tahun ini,” ujarnya.
Frasa “Koperasi Berdaya” dari tema, merepresentasikan penguatan peran koperasi sebagai pilar ekonomi kerakyatan yang mampu meningkatkan kapasitas anggota, pelaku UMKM, dan masyarakat melalui akses terhadap permodalan, pasar, teknologi, serta pengembangan sumber daya manusia.
Namun supaya berdaya, koperasi harus memiliki kelembagaan yang sehat, profesional, inovatif, dan berkelanjutan sehingga mampu meningkatkan kesejahteraan anggotanya.
Sedangkan frasa “Indonesia Berjaya” menggambarkan cita-cita mewujudkan perekonomian nasional yang tangguh, inklusif, dan berkeadilan melalui koperasi yang modern serta berdaya saing.
“Apabila peran koperasi semakin kuat, maka semakin besar kontribusinya dalam memperkuat struktur ekonomi nasional menuju Indonesia Emas 2045,” tutur Senator Stefa yang juga Ketua DPD ABPEDNAS Sulut dan Ketua DPD Desa Bersatu Sulut.
Sementara itu, logo Harkopnas ke-79 mengusung filosofi transformasi dan kejayaan koperasi Indonesia. Ini tevisualisasi melalui logo yang didominasi angka “79” yang dipadukan dengan elemen pita Merah Putih sebagai simbol semangat nasional.
Pita Merah Putih melambangkan gerakan koperasi yang selalu bernaung di bawah kepentingan nasional serta berlandaskan Pancasila dan UUD 1945. Arah kibaran yang mengarah ke depan menggambarkan optimisme, pertumbuhan, dan tekad membawa koperasi Indonesia semakin maju.
Adapun angka 7 dan 9 dirancang saling bertautan sebagai simbol sinergi, kolaborasi, dan soliditas.
Angka 7 memiliki bentuk kokoh yang mencerminkan fondasi kuat bagi perekonomian masyarakat, sedangkan angka 9 berbentuk lingkaran terbuka yang melambangkan pertumbuhan berkelanjutan, inklusivitas generasi muda, serta kemampuan beradaptasi dengan transformasi digital.
Sedangkan penggunaan warna merah sebagai lambang keberanian berinovasi, semangat, dan energi positif dalam menghadapi tantangan ekonomi modern.
Warna hitam melambangkan ketulusan, transparansi, keadilan, serta tata kelola koperasi yang baik. Tipografi Poppins dipilih karena mencerminkan karakter modern, adaptif, dan terbuka.
[**heru]