Desa Bersatu, ABPEDNAS, FISIP Unsrat dan Dinas PMD Sulut Kolaburasi Susun Modul Pengembangan Kapasitas BPD

FajarManado.News, Manado — Pengembangan kapasitas Badan Permusyawaratan Desa (BPD) dan Pemerintahan serta Pemberdayaan Masyarakat Desa di Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) dinilai masih perlu terus dilaksanakan.

Untuk itu, guna menghasilkan materi dan modul Pembekalan/Diklat/Bimtek yang komprehensif namun efektif dan tepat sasaran, maka Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Sulut, menggandeng dan berkolaburasi dengan DPD Desa Bersatu Sulut, DPD ABPEDNAS Sulut, dan FISIP Unsrat Manado.

Kolaburasi menyusun Modul Pembekalan/Diklat/Bimtek untuk pengembangan kapasitas tersebut terungkap dalam Rapat Khusus di Kantor Dinas PMD Provinsi Sulut, Jumat, 29 Mei 2026.

Tampak memimpin rapat, Ketua DPD ABPEDNAS Sulut yang juga Ketua DPD Desa Bersatu Sulut Ir Stefanus BAN Liow, MAP, Dekan FISIP Unsrat Manado Dr. Daud Ferry Liando dan Kadis PMD Sulut Novita Lumintang.

Terpantau hadir, sederetan akademisi Unsrat Manado dan pengurus DPD Desa Bersatu dan ABPEDNAS Sulut. Di antaranya, Staf Khusus Gubernur Sulut Dr. Magdalena Wulur, Prof. Stefanus Sampe, PhD dan Dr. Welly Waworundeng.

Sekretaris DPD ABPEDNAS Sulut Jakried Kanselir Maluenseng menjelaskan bahwa forum rapat menyepakati materi dan narasumber kegiatan-kegiatan tersebut.

Sesuai agenda akan dimulai bulan Juni 2026 dengan menggelar pembekalan bagi BPD, Kepala Desa dan Sekretaris Desa.

Rangkaian kegiatan ini, katanya, sangat diharapkan mendapat dukungan fasilitasi dari Bupati/Wali Kota Kota Kotamobagu, dan Kejaksaan sebagai bermitra strategis untuk mewujudkan program Jaga Desa.

Tampak hadir pula, jajaran pengurus DPD Desa Bersatu dan ABPEDNAS Sulut, Sonny Pondalos, Denal Bataria, Justin Mangimbulude, Selfran Wungow, Jones Oroh.

[pr**/heru]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *