BWS Sulawesi I Teken Dokumen Kontrak Strategis Irigasi dan Pengendalian Banjir di Sulut

FajarManado.News, Manado — Balai Wilayah Sungai (BWS) Sulawesi I Manado menandatangani dukumen kontrak pelaksanaan dua paket pekerjaan strategis di Sulawesi Utara Tahun Anggaran 2026 di Manado, Rabu, 39 April 2026.

Penandatanganan yang dilakukan melalui Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Perencanaan dan Program tersebut, terdiri dari, penyusunan dokumen kesiapan Bendung Suplesi Kali Putih untuk Daerah Irigasi Dataran (DID) Kotamobagu, dan penyusunan desain rinci bangunan pengendalian banjir di Sungai Bailang dan Sungai Mahawu.

Kedua proyek ini dipercayai kepada konsorsium penyedia jasa yang dinilai profesional, yaitu PT. Bina Buana Raya bekerja sama dengan PT. Globetik Glory Konsultan, serta PT. Aditya Engineering Consultant yang berkolaborasi dengan PT. Sarana Bagja Bumi.

Acara tersebut turut dihadiri Kepala Balai Pelaksana Pemilihan Jasa Konstruksi Wilayah Sulawesi, Widyanto Sumaga, beserta para pejabat struktural dan staf perbendaharaan BWS Sulawesi I Manado.

Dalam sambutannya, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala BWS Sulawesi I, Nimbrot Rumaropen, menekankan supaya seluruh proses pekerjaan berjalan secara profesional, tertib administrasi, dan memenuhi standar teknis yang ditetapkan.

Ia juga mengingatkan agar pekerjaan harus selesai tepat waktu, sesuai anggaran, tepat fungsi dan menghasilkan kualitas terbaik agar manfaatnya segera dirasakan masyarakat.

Bendung Kali Putih nantinya akan memperkuat ketahanan pasokan air untuk kebutuhan irigasi di wilayah Kotamobagu.

Sedangkan,l desain pengendalian banjir di dua sungai utama di Manado ini akan menjadi dasar utama penanganan masalah banjir yang selama ini kerap terjadi di wilayah ibu kota Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) ini.

Sementara itu, PPK Perencanaan dan Program, Olvia U. Motulo menegaskan komitmen untuk memastikan pelaksanaan kegiatan berjalan sesuai dengan perencanaan yang telah ditetapkan.

Melalui kegiatan ini, ia berharap seluruh paket pekerjaan dapat terlaksana secara optimal sehingga manfaatnya dapat segera dirasakan oleh masyarakat, khususnya dalam peningkatan layanan sumber daya air dan pengendalian banjir di wilayah Sulut.

[Alex Gimon]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *