Bolmut, FajarManado.News — Pengurus Pusat Forum Pimpinan Redaksi Multimedia Indonesia (FPRMI) terus melebarkan sayap sampai di kabupaten dan kota.
Kali ini, organisasi multimedia yang dipimpin duet, Bernadus Wilson Lumi dan Helmy Halim sebagai Ketua Umum dan Sekretaris Jenderal ini, menetapkan pengurus FPRMI Kabupaten Bolaang Mongondow Utara (Bolmut) periode 2026–2029.
Tertuang dalam Surat Keputusan Nomor: 031-PP/020-2/FPRMI-Kab.Bolmut/II/2026 tertanggal 1 Februari 2026, Kurniawan Golonda sah ditetapkan sebagai ketua.
“Langkah ini sebagai bagian dari konsolidasi nasional penguatan organisasi pers multimedia di daerah,” kata Ketua FPRMI Sulawesi Utara (Sulut), Adrianus R. Pusungunaung kepada FajarManado.News di Manado, Rabu, 4 Februari 2026.
Sesuai SK O31 itu, kata Adrian, sapaan karib Pemred Pronews5.com, Kurniawan dipercaya memimpin FPRMI Bolmut bersama Dolvin Rivai sebagai Sekretaris dan Bendahara Supli Van Gobel.
“Keputusan ini diambil oleh Ketua Umum FPRMI Bernadus Wilson Lumi dan Sekretaris Jenderal Helmy Halim, menyusul hasil rapat umum anggota yang sebelumnya digelar di Manado pada awal Februari 2026,” jelasnya.
Menurut Adrian, penetapan kepengurusan FPRMI Bolmut menjadi langkah strategis organisasi dalam menjawab tantangan disrupsi informasi, maraknya hoaks, serta kebutuhan akan profesionalisme pengelolaan media siber di tingkat kabupaten.
FPRMI menilai Bolmut memiliki potensi media lokal yang tumbuh cepat, namun memerlukan wadah konsolidasi yang kuat dan beretika.
Pembentukan FPRMI Bolmut ini, lanjut dia, didasari sejumlah pertimbangan organisasi, di antaranya perluasan keanggotaan, penguatan struktur hingga level kabupaten/kota, serta penyesuaian terhadap dinamika media digital yang semakin kompleks.
Secara yuridis, FPRMI berpegang pada Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers serta Kode Etik Jurnalistik sebagai fondasi utama gerak organisasi.
Tokoh Lintas Sektoral
Dikatakan, struktur kepengurusan FPRMI Bolmut 2026–2029 diperkuat dengan kehadiran tokoh-tokoh lintas profesi di jajaran Dewan Pembina, yakni Dr. Sirajudin Lasena, Aditya Pontoh SIP, dan dr. Jusnan Mokoginta MARS.
Sementara posisi Dewan Penasihat diisi oleh figur senior Drs. Depri Pontoh dan Supriadi Goma SPdI, yang dinilai memiliki pengalaman panjang dalam dinamika sosial dan media.
Pada level operasional, Kurniawan Golonda dibantu oleh sebelas Wakil Ketua Bidang dengan fokus yang sangat spesifik. Mulai dari Bidang Anti Hoaks yang diemban Rafik Mooduto, hingga Bidang Siber Media yang dipercayakan kepada Haris Alaina.
Komposisi ini, lanjut Adrian, mencerminkan arah kebijakan FPRMI Bolmut yang serius menata ekosistem konten digital sekaligus menjadi benteng terhadap penyebaran informasi palsu.
Tak hanya bergerak pada isu jurnalistik murni, FPRMI Bolmut juga membentuk bidang-bidang strategis seperti Event dan Entertainment, Pariwisata, serta UMKM dan Koperasi.
Langkah ini menandakan orientasi organisasi sebagai mitra strategis pemerintah daerah dalam mempromosikan potensi lokal melalui platform multimedia yang terintegrasi dan bertanggung jawab.
Menurutnya, penempatan Arvah Masyur sebagai Wakil Ketua Bidang Advokasi dan Pembelaan Anggota menjadi sinyal kuat komitmen FPRMI dalam melindungi jurnalis multimedia, terutama di tengah meningkatnya kerentanan hukum dan tekanan terhadap kerja pers di ruang digital.
Untuk itulah, Adrian berharap kepemimpinan Kurniawan Golonda mampu membawa FPRMI Bolmut menjadi organisasi pers yang solid, independen, dan berintegritas.
Ia menekankan pentingnya menjaga marwah profesi wartawan serta konsisten menjunjung tinggi Kode Etik Jurnalistik dalam setiap produk pemberitaan.
Dengan masa bakti hingga 2029, eksistensi FPRMI Bolmut diharapkan menjadi filter di tengah banjir informasi, sekaligus motor penggerak terciptanya ekosistem pers multimedia yang sehat, profesional, dan berpihak pada kepentingan publik.
[heru]