DPP APDESI

“Mari Bung Rebut Kembali” Sambut Cawali Miky Wenur di Tomohon Selatan

Fajarmanado.com, Tomohon — “Mari Bung Rebut Kembali” menggema menyambut kedatangan Ir Miky Junita Linda Wenur MAP, Calon Wali Kota (Cawali) Tomohon 2025–2030 di Kecamatan Tomohon Selatan, Rabu (14/08/2024).

Seakan unjuk kekuatan dan kekompakan, ratusan squad Jaringan Miky Wenur dari 12 kelurahan itu nyaris tak henti bergantian melontarkan kalimat ajakan yang membakar semangat tersebut.

Suasana itu terpantau sebelum digelar konsolidasi dan pendidikan politik menjelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Tahun 2024 di kediaman Bendahara Dewan DPD II Partai Golkar Kota, Tomohon Gerard Jonas Lapian SE MAP, Kelurahan Walian Dua.

“Kita harus merasakan kembali bagaimana Kota Tomohon dipimpin oleh Partai Golkar yang tidak membeda-bedakan status sosial, berkeadilan dan tidak meresahkan masyarakat, termasuk ASN dan tenaga kontrak dan perangkat lainnya,” tegas Yunita Pitoy dan Yeny Polii.

Mereka menginginkan sosok pemimpin yang bisa membawa masyarakat menjadi sejahtera, berkeadilan, peduli dengan semua lapisan masyarakat tanpa membeda-bdakan status sosial, suku, agama, serta warna warni politik.

Sejumlah pentolan Golkar, seperti Piet HK Pungus, SPd, Gerard Jonas Lapian SE MAP, Jemmy Supit, SSos, serta Thonny salawati membakar semangat jaringan Miky Wenur pada malam itu.

“Kita jangan takut melawan ketidakadilan yang sementara di depan mata. Kalau benar kita katakan benar, salah katakanlah salah,” kata Pungus.

Sementara Ketua DPD II Partai Golkar Kota Tomohon, Ir Miky Junita Linda Wenur MAP yang dimajukan Partai Golkar sebagai Calon Wali Kota Tomohon terus meminta kepada para pendukung untuk bersaing secara sehat tanpa menjelek-jelekkan, menyerang pribadi, serta menyebar fitnah.

“Kita jangan terpengaruh dengan situasi-situasi yang mengundang emosi kita naik. Hadapilah dengan kepala dingin, jangan terprovokasi sehingga tidak menimbulkan sesuatu yang bisa merugikan kita,” Miky Wenur, sosok perempuan yang santun, cerdas, dan merakyat ini.

Jika nantinya diperkenankan Tuhan dan dipercayakan rakyat Kota Tomohon, Miky Wenur mengatakan sudah memiliki program-program yang menyentuh rakyat dan terutama program yang realistis sesuai dengan situasi dan kondisi daerah.

“Tidak ada program-program terkesan wah, yang pada akhirnya tidak bisa direalisasikan. Yang pasti tidak akan mengurangi hak-hak rakyat, belaku adil, tidak pilih-pilih kasih, memperhatikan kebutuhan petani yang masih menjadi profesi terbesar penduduk Tomohon seperti pupuk dan kebutuhan lainnya,” papar Miky Wenur yang memiliki visi maju, terpercayan sejahtera.

[**/heru]

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *