Tondano, Fajarmanado.com – Dalam rangka merayakan Dies Natalis Universitas Negeri Manado (Unima), bekerjasama dengan DPD II Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Minahasa, Senat Mahasiswa Unima melaksanakan Festival Kebudayaan Tidore dan Dialog Kebangsaan yang dilaksanakan di Auditorium Unima Tondano.
Ketua DPD II KNPI Minahasa Theo Umbas, SSTP mengatakan, pelaksanaan Festival Kebudayaan Tidore yang dibawahkan oleh mahasiswa Tidore dan Dialog Kebangsaan ini juga digelar civitas Akademi Unima bersama KNPI dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda ke 88 tahu 2016.
“Saya bersyukur dan bangga tatkala momentum Hari Sumpah Pemuda ke 88 boleh dihadiri oleh ribuan orang, baik dari kalangan Kampus maupun Pemuda Minahasa,” ujarnya pada acara yang digelar, Kamis (27/10).
Mantan Kasubag Tata Usaha Pimpinan Kantor Gubernur Sulut ini mengharapkan momen Hari Sumpah Pemuda ini dapat mengingatkan para pemuda untuk kiranya tetap memahami hakekat perjuangan para pahlawan demi masa depan bangsa dan negara.
Melalui momen Hari Sumpah Pemuda ini maka pemuda Minahasa semakin berinovasi, berkreasi dan menunjukkan eksistensinya sebagai generasi penerus perjuangan bangsa dengan memberikan kontribusi melalui kegiatan-kegiatan positif.
“Marilah kita buktikan bahwa pemuda bisa berinovasi dan berkreasi secara mandiri tanpa mengharapkan atau ketergantungan pihak lain,” ujarnya.
Dalam dialog Kebangsaan, yang menjadi pembicara adalah Letjen TNI (Purn) Dr Nono Sampono,MSi anggota DPD RI asal Maluku, Benny Ramdani anggota DPD RI asal Sulut, Dr Delis Jukarson anggota DPD RI asal Sulteng, Basri Salama anggota DPD RI asal Maluku Utara dan Drs Yohanes Burdan Praktisi sejarah Indonesia Timur.
Kegiatan ini bertujuan guna mempererat sesama anak bangsa dan menanam nilai-nilai nasionalisme kepada generasi muda masa kini sehingga menjadi pemuda hebat.
(den)