Tomohon, Fajarmanado.com — Partai Golongan Karya (Golkar) memastikan untuk memberikan tindakan tegas kepada kader yang membleo. Tak terkecuali, terhadap eks Sekretaris DPD Golkar Kota Tomohon, James Enrico Kojongian, ST yang ‘lompat pagar’ dan bergabung dengan partai lain.
Tindakan tegas diberlakukan partai besutan Airlangga Hartarto kepada JEK, sapaan James Enrico Kojongian ini karena maju dalam Pemilihan Legislatif (Pileg) 2024 dengan partai lain.
JEK yang tercatat sebagai Legislator Fraksi Partai Golkar di DPRD Kota Tomohon ini terpantau sudah mengikuti pembekalan dan terdaftar sebagai Bacaleg dari PDI Perjuangan.
Sekretaris DPD I Partai Golkar Sulawesi Utara (Sulut), Raski Mokodompit menegaskan, sanksi terhadap legislator tersebut adalah pergantian antar waktu (PAW) sebagai anggota DPRD Kota Tomohon. Karena, keputusannya lompat pagar dan bergabung dengan partai lain merupakan pelanggaran berat.
“Mereka sudah tahu konsekuensinya. Bukan hanya di Tomohon tapi ada juga dari daerah lain di Sulawesi Utara,” tegas Raski kepada wartawan di Manado, Kamis (22/06/2023).
Raski, yang juga anggota DPRD Sulut ini mengungkapkan bahwa pengganti dari James Enrico Kojongian sudah dikantongi.
Tinggal menunggu selesai proses SK PAW di pusat dan diserahkan ke daerah-daerah untuk kemudian disampaikan ke DPRD Kota Tomohon.
Perpindahan JEK ke partai lain, tidak mempengaruhi kesolidan kader dan simpatisan partai Beringin di Kota Tomohon. Malahan, keputusan JEK pindah partai memberi peluang kepada kader-kader muda potensial di Kota Tomohon maju bertarung di Pileg 2024.
“Golkar tetap solid untuk memenangkan Pemilu, pemilihan presiden hingga pemilihan kepala daerah di tahun 2024 mendatang,” tandas Raski, putra mantan Anggota DPR RI dan Wali Kota Kotamobagu, Djelantik Mokodompit ini. [heru]