DPP APDESI

GoJek Parkir di Trotoar, Petugas Tutup Mata

Parkir sembarang
Salah satu pengendara motor angkutan penumpang berbasis teknologi tampak parkir di trotoar dibilangan jalan Sam Ratulangi

Manado, Fajarmanado.com – Ditengah pembenahan yang dilakukan pemerintah kota Manado, namun peran pengawasan menjadi hal terutama. Kurangnya pengawasan menjadikan program pembenahan berjalan tak maksimal.

Hasil pantauan Fajarmanado.com di seputaran jalan Sam Ratulangi, tepat didepan kantor Telkom, masih sering dijadikan lokasi parkir liar oleh pengendara sepeda motor. Dari foto yang diambil Fajarmanado.com, tampak seorang pengendara sepeda motor memarkirkan kenderaannya di trotoar.

Kejadian ini di kritisi masyarakat pengguna jalan, Marthen Tombeg, yang ditemui Fajarmanado.com di lokasi. Tombeg mengatakan, kejadian yang tampak didepan mata sering dianggap sepele oleh petugas di lapangan. Padahal efeknya bisa sangat besar dirasakan masyarakat pengguna jalan.

“Di depan ada petugas polisi lalu lintas dan ada petugas Dinas Perhubungan (Dishub), tapi sering mereka seakan-akan menutup mata dengan kejadian seperti ini, yang ujung-ujungnya menganggu kenyamanan masyarakat pengguna jalan lainnya,” ujar Tombeg.

Trotoar sering jadi di alih fungsikan sebagai tempat parkir dan tempat dagang, kata Tombeng lagi.

Senada, Grace Wanda, seorang PNS yang sedang menunggu angkutan umum ketika dimintakan pendapatnya oleh Fajarmanado.com mengatakan, masyarakat pejalan kaki pengguna tortoar sering tidak nyaman di kota Manado.

“Kami sering tidak nyaman jalan di trotoar pak. Coba lihat saja seperti itu (sambil menunjuk sepeda motor yang parkir dan sempat dijepret kamera Fajarmanado.com). Itu ada bapak yang buta, bapak itu jadi tidak bisa menggunakan trotoar untuk jalan. Dia buta, kalau turun ke jalan, sangat membahayakan dirinya,” ujar Grace.

Tampak oleh Fajarmanado.com, pengendara sepeda motor tersebut parkir lebih dari 15 menit sambil mengutak-atik alat komunikasinya. Namun tak seorang petugas pun yang menegur perilaku pengendara motor tersebut. Petugas seakan-akan menutup mata dan membiarkan kejadian tersebut berlangsung lama.

(Fred)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *