DPP APDESI

Pemkab Minahasa Ajak Pelajar Supaya Gemar Membaca

Kabag Pemberdayaan Masyarakat dan Trantibum Linmas Engelbert Raitung SE ketika membacakan laporan pada acara sosialisasi minat baca di Ruang Sidang Kantor Bupati, Tondano, Rabu (18/7/2018).
Tondano, Fajarmanado.com — Generasi muda yang handal adalah jaminan garansi pemimpin bangsa ke depan. Karena itu, generasi muda dituntut untuk kaya wawasan.

Salah satu hal yang diyakini mampu menambah kekayaan wawasan adalah dengan membaca buku. Apalagi buku punya sebutan lain sebagai jendela dunia.

Berdasarkan pemahaman itulah, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Minahasa, melalui Bagian Pemberdayaan Masyarakat dan Trantibum Linmas, menggelar kegiatan Publikasi dan Sosialisasi Minat dan Budaya Baca bagi para Pelajar di Kabupaten Minahasa pada Rabu, (18/7/2018) tadi,  di ruang sidang Kantor Bupati.

Kegiatan ini dibuka Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra Sekretariat Daerah Kabupaten (Sekdakab) Minahasa Drs Denny Mangala MSi, mewakili Bupati Royke Herkules Mewoh, dan dihadiri Kepala Dinas Perpustakaan Provinsi Sulawesi Utara, Jani N Lukas SPi MSi, selaku Narasumber dan Kabag Pemberdayaan Masyarakat dan Trantibum Linmas Engelbert Raintung SE dan pelajar SMA Negeri 1 Tondano.

Raintung dalam laporannya mengatakan, maksud dan tujuan kegiatan ini adalah untuk mendorong dan meningkatkan minat dan kebiasaan membaca agar tercipta masyarakat yang berbudaya membaca.

“Materi yang nanti diberikan dalam kegiatan ini yaitu terkait peningkatan minat dan budaya yang nanti disampaikan oleh para narasumber,” kata Raiuntung.

Sementara, Mangala dalam sambutannya mengatakan, kegiatan ini diharapakan bisa memberikan manfaat positif bagi pelajar karena mereka adalah masa depan bangsa Indonesia.

“Pelajar adalah generasi muda masa depan bangsa, dengan membaca buku tentu akan tau banyak karena pastinya menambah wawasan. Kegiatan ini diharaplan bisa bermanfaat,” kata Mangala.

Kepala Dinas Perpustakaan Sulut Jani Lukas mengharapkan, dengan membaca buku dapat meminimalisir penggunaan smartphone. Sebab menurutnya, salah satu faktor berkurangnya minat baca karena adanya smartphone.

“Untuk program Pemprov Sulut kedepannya, Pemerintah akan membuka Perpustakaan digital dengan fasilitas yang nyaman dan lengkap. Dengan sosialisasi ini diharapkan akan bermanfaat untuk adik-adik siswa/ siswi, untuk dapat menggunakan fasilitas Perpustakaan yang ada karena Perpustakaan adalah sumber pengetahuan dan betapa pentingnya perpustakaan untuk menimbah ilmu,” ujar Lukas.

Penulis: Fiser Wakulu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *