Kawangkoan, Fajarmanado.com – Puskesmas Kawangkoan, Minahasa ‘diserbu’ masyarakat sejak pagi, Rabu (27/12/2017) tadi. Sebagian besar memeriksakan tekanan darah dan kadar kolesterol.
“Wah, banyak sekali pasien yang antre di Puskesmas. Sebagian besar periksa darah dan tak sedikit pula yang memeriksakan kadar kolesterol,” ujar Drs Johny Laloan kepada Fajarmanado.com di Kawangkoan, sore tadi.
Namun, pensiunan aparatur sipil negara (ASN) ini menolak kalau dia juga ikut memeriksakan tekanan darah dan kadar kolesterol. “Kalau saya karena digaruk anjing,” ujarnya sambil melepas tawa.
Kepala Puskesmas Kawangkoan dr Maya Rumimper-Rambitan MKes tak menampik jika tekanan darah tinggi dan kolesterol relatif meningkat akhir-akhir ini. Tapi, lanjut dia, fenomena ini bukan hanya di Kawangkoan raya tetapi di Kabupaten Minahasa pada umumnya.
“Ya, biasa. Kalau setelah hari raya seperti (Natal) sekarang ini pasti ada saja masyarakat yang lepas kontrol mengonsumsi makanan sehingga memicu hipertensi dan kolesterol,” katanya, ditemui terpisah.
Seperti diketahui, menghadapi hari raya Natal 2017, nyaris tak ada keluarga yang menyediakan menu makanan berbahan baku daging. Kalau toch ada menu ikan, cenderung dipilih ikan air tawar, seperti ikan mas dan mujair.
Dr Maya mengatakan, berdasarkan hasil evaluasi selama ini, warga yang datang memeriksakan kesehatan dan berobat di Puskesmas Kawangkoan terbanyak rentan mengidap hipertensi dan kolesterol.
“Hasil pendataan sementara melalui program PIS-PK, juga menunjukkan data yang sama,” ungkap dokter yang berhasil membawa Puskesmas Kawangkoan mengukir berbagai prestasi dan ditunjuk sebagai pilot project dari Kementerian Kesehatan RI ini.
Puskesmas Kawangkoan ditunjuk sebagai satu-satunya dari 22 Puskesmas di Minahasa yang diakreditasi Kemenkes RI pada tahun 2017. Tak heran, selang tanggal 4-6 Desember lalu, tim Akreditasi Puskesmas Kemenkes turun melakukan penilaian di Puskesmas yang berada di Kelurahan Uner Satu, Kecamatan Kawangkoan Utara ini.
Selain menjadi peserta akreditasi, Puskesmas Kawangkoan juga ditunjuk sebagai Lokasi Khusus (Lokus) Program Indonesia Sehat dengan Pendekatan Keluarga (PIS-PK) 2017.
“Program pendataan masih akan berlanjut Januari depan. Tinggal beberapa desa lagi yang akan didata,” katanya. “Sebenarnya sudah bisa dipacu Desember ini tapi agak tertunda karena kami fokus melayani Tim Akreditasi pada awal bulan ini,” sambung isteri Ketua PAC PDI Perjuangan Kawangkoan, Denny Rumimper SE ini.
Penulis: Fiser Wakulu
Editor : Herly Umbas