Tondano, Fajarmanado.com — Keluhan mahasiswa Unima khususnya program studi (Prodi) Farmasi dan Geothermal telah sampai di telinga Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI). Kepada wartawan, Ketua DPD KNPI Kabupaten Minahasa,Theo Umbas SSTP menegaskan, masalah ini harus diseriusi.
Theo mengatakan, untuk membangun negeri, perlu menyiapkan Sumber Daya Manusia (SDM) yang mantap. Karena itu, nasib dari para mahasiswa Farmasi dan Geothermal harus diberi perhatian khusus supaya kejelasanya cepat didapat.
“Para mahasiswa tersebut datang mengeluh kepada kami. Mereka mengatakan bahwa pihak kampus (UNIMA) seperti sudah tidak peduli lagi dengan nasib mereka,” ujar Theo di Tondano, Sabtu, (25/11/2017).
Lanjutnya, pimpinan saat ini jangan sekali-kali beralasan bahwa permasalahan Prodi Farmasi dan Geothermal adalah tanggungjawab pimpinan sebelumnya. Karena menurutnya, alasan seperti itu sama sekali tidak profesional.
“Tentu sudah menjadi tugas pimpinan saat ini untuk menyelesaikan masalah tersebut. Memang ini butuh perjuangan, jangan masa bodoh dan hanya mengambil opsi paling gampang tapi justru merugikan mahasiswa,” jelasnya.
Dikatakanya juga, pihaknya sempat mendengar bahwa ada rencana dari pihak rektorat untuk melebur Prodi Farmasi dan Geothermal ke Prodi lain. Dan itu sangat merugikan bagi mahasiswa yang sangat mendambakan gelar dibidang tersebut.
“Sebagai organisasi induk tempat bernaungnya para pemuda, sudah kewajiban kami untuk sama-sama berjuang. Kami menuntut pimpinan Unima harus bertanggungjawab. Segera tuntaskan masalah ini. Kasihan nasib mereka. Kalau tidak mampu menyelesaikanya, pimpinan saat ini tidak ada bedanya dengan yang sebelumnya,” tegas lelaki yang dikenal vokal tersebut.
Penulis: Fiser Wakulu