Tanggari,Fajarmanado.com – Kecelakaan maut kembali terjadi di jalan Tondano – Airmadidi tepatnya didesa Tanggari, Jumat (25/8), sekitar pukul 07.00 Wita. Peristiwa Kecelakaan lalu Lintas (Lakalantas) yang memakan satu korban jiwa dan satu patah tulang, melibatkan sepeda motor Honda berjenis Revo yang bernopol DB 8533 JD dengan kendaraan dump truk dengan nomor polisi DB 8818 GC.
Menurut keterangan Lodwik, salah satu saksi mata bahwa peristiwa kecelakaan bermula, saat sepeda motor honda revo yang dikemudikan Glen Rafualu (24) yang berboncengan dengan Julian Awalia (18) datang dari arah Tondano menuju Airmadidi, saat ditikungan motor yang ditumpangi kedua mahasiswa asal Airmadidi ini tergelincir dan berpapasan dengan mobil dumb truk yang dikemudikan Benny Waluyan (53) warga Keluhkan Matani kota Tomohon. Kecelekaan tak terhindarkan karena pada saat itu jalan sedang licin akibat guyuran hujan.
“Memang saat kejadian kondisi jalan sedang licin akibat guyuran hujan, sehingga pengendara sepeda motor tidak bisa mengendalikan motornya saat ditikungan. Akibatnya niat ingin menghindari truck dengan memaksa rem, malah motornya tergelincir dan terjadi tabrakan.”kata Lodwik.
Akibat kecelakaan maut itu, Julian Awalia salah satu mahasiswa Universitas Klabat (Unklab) tewas ditempat sedangkan Glen Rafualu saat ini sedang dirawat di RSUD Samratulangi Tondano akibat patah tangan dan kaki kanan.
Kapolres Minahasa Utara AKBP Alfarits Pattiwael melalui Kasat Lantas AKP Andrew Kilapong SE ME saat dikonfirmasi membenarkan kejadian tersebut.”Memang benar pagi tadi telah terjadi kecelakaan di desa Tanggari antara sepeda motor dan mobil truck. Akibat kecelakaan itu, satu orang meninggal dunia dan satunya lagi sedang dirawat di rumah sakit karena mengalami patah tangan dan kaki kanan.”terang Kilapong.
Penulis : Joel Polutu