Airmadidi,Fajarmanado.com – Wakil bupati Minahasa Utara Ir. Joppy Lengkong berjanji akan memanggil Kepala Dinas Pemuda dan Olahra (Kadispora) Minut Toar Sendow, untuk dimintai penjelasan terkait pembatalan kegiatan tour kebangsaan yang telah dijadwalkan panitia. Akibat pembatalan tersebut, ada anggota Paskibraka yang terpaksa menginap dirumah teman karena dipulangkan panitia dimalam hari.
Hal ini dikatakan wakil bupati Joppy Lengkong saat diwawancarai oleh sejumlah wartawan dipendopo kantor bupati Minut, selasa (22/8). Pada kesempatan itu juga ia sangat menyesalkan perlakukan Dispora terhadap anggota Paskibraka yang telah berjasa mengibarkan bendera saat peringatan Hut RI di Minut. Oleh karena itu, pihaknya akan memanggil kepala Dispora dan panitia perayaan Hut RI untuk dimintai penjelasan terkait persoalan yang dialami anaggota Paskibraka Minut.
“Kita harus menghargai usaha para siswa-siswi terbaik Minut, yang rela ditempa dibawah terik matahari selama kurang lebih 3 bulan demi mengibarkan bendera merah putih di Minut. Untuk itu, jika kesalahan ini disebabkan keteledoran panitia maka kepala dinasnya akan dievaluasi.”tegas Lengkong.
Kritikan pedas juga datang dari tokoh Pemuda yang juga ketua LSM Gerakan Bela Rakyat (Gebrak ) Minut, William Luntungan. Ia menilai penelantaran terhadap anggota Paskibraka ini merupakan tindakan yang tidak menghargai usaha dan perjuangan yang selama ini dilakukan oleh anggota Paskibraka. Pihaknya meminta hal ini harus mendapat perhatian serius dari Bupati dan wakil bupati Minut agar kedepan kejadian seperti ini tidak terulang.
“Jika memang kelalaian ini datang dari Dispora maka sudah selayaknya Kadispora dicopot, karena tidak mampu menjalankan tugasnya yang vital ini dengan baik. Mengapa kabupaten kota lain, Paskibrakanya sangat dihargai dan bahkan diberangkatkan keluar daerah untuk mengunjungi tempat-tempat bersejarah, sementara di Minut tidak bisa. Malah hanya di Minut satu-satunya kabupaten di Sulut yang Paskibrakanya bermasalah.”lugasnya.
Penulis : Joel Polutu