Kawangkoan, Fajarmanado.com – Diam-diam, Wakil Bupati (Wabup) Ivan Sarundajang menggaet pengusaha China dan Malaysia untuk berinvestasi di Kabupaten Minahasa.
“Mereka datang untuk melihat potensi daerah kita,” IvanSa, sapaan akrabnya, kepada Fajarmanado.com di Kawangkoan, Senin (01/08/2017), pagi tadi.
Pagi tadi, IvanSa muncul di rumah kopi dan mie Ts Kawangkoan, samping gereja GMIM Sion Sentrum Kawangkoan. Putra sulung Dr Sinyo Harry Sarundajang, sekitar pukul 08.45 Wita itu, tiba hanya ditemani Maykel, sopirnya.
Sambil berdialog akrab dengan pengunjung lainnya, tiba-tiba IvanSa meminta beberapa pria untuk menyiapkan tempat parkir. “Ada tamu yang sedang saya tunggu,” ujarnya sesaat setelah menerima telepon.
Tak lama kemudian, dua mobil minibus muncul. IvanSa pun bergegas menjemput 12 pria dan dua wanita yang turun dari dua mobil tersebut. Mereka tak lain adalah para pengusaha nasional beserta enam pengusaha China dan Malaysia.
“Mereka mau melihat potensi investasi yang akan mereka kembangkan di daerah ini,” ujar Desi Albert Mamahit, mantan Kepala Bakamla RI ini.
Pria berpangkat Laksamana Madya (Laksdya) ini pun menjelaskan bahwa para pengusaha China dan Malaysia tersebut berniat berinvestasi di Minahasa setelah mendengar penjelasan Wabup IvanSa ketika bertemu beberapa waktu lalu.
“Mereka ini adalah pengusaha di berbagai sektor. Mereka datang untuk melihat mana saja potensi yang bisa dikembangkan, pertanian, perkebunan, atau apa sajalah,” ujar Mamahit saat ditemui usai bersama pengusaha asing berdialog dengan IvanSa.
Pagi hingga siang tadi, IvanSa menjadi layaknya guide sambil menuntun para pengusaha China dan Malaysia tersebut melakukan peninjauan di wilayah pertanian potensial hortikutura dan palawija Bukit Wawona dan Tompaso, pemandian air panas Kinali dan gelanggang Pacuan Kuda Maesa Tompaso.
“Melihat potensi yang ada di wilayah kita tadi, mereka mengaku tertarik untuk segera melakukan kajian. Mudah-mudahan, tahun 2018 mendatang bisa ada yang direalisasikan,” ujar IvanSa saat dihubungi sore tadi.
Penulis : Fiser Wakulu
Editor : Herly Umbas