Amurang, Fajarmanado.com – Setelah pelaksanaan Ujian Nasional Kertas dan Pensil (UNKP) dan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) tingkat SMP tahun 2017 berjalan sukses. Maka, petunjuk Bupati Christiany Eugenia Paruntu, SE bahwa akan segera melakukan penjaringan calon kepala sekolah ditingkat SMP se-Minsel.
Plt Kepala Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga Minahasa Selatan, Dr Fietber S Raco, MSi membenarkan hal tersebut. ‘’Ya, setelah perintah bupati Tetty Paruntu untuk membentuk tim seleksi penjaringan. Maka, pihaknya pun langsung berkoordinasi dengan Badan Kepegawaian dan Diklat (BKD) Minsel untuk menyusun program tesebut. Hasilnya, saat ini tim penjaringan sementara melaksanakan tugas-tugasnya,’’ujar Raco di Amurang, Selasa (6/6/2017).
Menurut Raco, tim penjaringan calon kepala sekolah, tak hanya tingkat SMP. Namun, tingkat SD juga dilakukan bersama-sama. ‘’Oleh sebab itu, semua SD dan SMP di Minsel akan diroling lagi. Atau lebih dikenal dengan penjaringan calon kepala sekolah yang baru. Artinya, katanya lagi, bahwa banyak kepala SMP yang sudah memasuki pension. Dengan demikian, petunjuk ibu bupati, segera diganti dengan baru,’’katanya.
Raco menjelaskan lagi, ada tiga tahap yang diprogramkan tim seleksi bekerjasama dengan BKD Minsel. Pertama, penjaringan. Kedua, seleksi dan ketiga Fiet and Propert Test (FPT). ‘’Kalau tingkat SMA/SMK se-Sulut, Dinas Pendidikan Daerah Sulut menggelar test assessment. Sedangkan Minsel, penjaringan calon kepala sekolah tingkat SD dan SMP setelah seleksi dan FPT. Olehnya, calon kepala SD dan SMP diminta untuk mempersiapkan diri,’’tegasnya.
Ditempat terpisah, Kepala BKD Minsel Drs Ferdinand Roy Tiwa ikut membenarkan hal diatas. ‘’Ya, pihak Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga Minsel sudah menghubungnya. Dan Dinas Dikpora pun bekerjasama dengan BKD untuk melaksanakan penjaringan calon kepala sekolah tingkat SD dan SMP se-Minsel. Jadi, saat ini tim seleksi tersebut sementara bekerja untuk memperlihatkan bagaimana kerjanya,’’jelas Tiwa.
Sementara itu, sejumlah kepala sekolah yang dikonfirmasi mengaku sudah mendengar hal itu. ‘’Kalau soal hal diatas benar. Memang, rata-rata kepala sekolah, baik tingkat SD maupun SMP banyak yang ingin pindah. Tapi, untuk kali ini dengan cara penjaringan, seleksi dan FPT. Mungkin, langkah diatas akan terlihat sangat bijaksana. Tapi, jangan ada hal ‘perhatian’ khusus atau ‘orang dekat’ maka jadilah dia sebagai kepala sekolah pilihan. Harapannya, jangan ada ‘main mata’ saat penjaringan atau lainnya demi menggolkan sebagai kepala sekolah,’’tukas kepala sekolah yang minta namanya tak ditulis.
Penulis: Andries Pattyranie