DPP APDESI

May Day, Walikota : Buruh Hidupkan Perekonomian dan Hidupi Masyarakat

Acara pelepasan balon ke udara pada acara peringatan hari Buruh Internasional yang digelar Pemkot Manado, Senin (01/05) pagi tadi.

Manado, Fajarmanado.com – Peringatan hari Buruh Internasional atau lebih dikenal dengan ‘May Day’ di gelar Pemerintah Kota Manado dengan kegiatan positif.

Pemkot Manado melalui Dinas Tenaga Kerja, Senin (01/05) pagi bersama para Buruh pekerja se kota Manado menggelar Senam Zumba, Pemasangan alat KB, Donor darah dan ada pemeriksaan kesehatan, seperti Pap Smear, pemeriksaan gula darah dan deteksi dini kanker Serviks.

Walikota Manado, DR, Ir, GS. Vicky Lumentut, SH, MSi, DEA dalam sambutannya yang dibacakan Pelaksana Tugas Sekretaris Daerah (Plt. Sekda) kota Manado, Hi Drs, Rum DJ Usulu, mengatakan buruh merupakan elemen yang penting dalam dunia usaha.

“Melalui keringat dan jerih payah buruh, roda perekonomian dapat senantiasa hidup dan mampu menghidupi masyarakat,” beber Lumentut.

Posisi penting buruh, lanjutnya, dalam aktivitas perekonomian ini tentu harus berbanding lurus dengan kesejahteraan yang didapatnya.

Lumentut dalam sambutannya juga menyinggung kepedulian pemerintah melalui peningkatan upah minimum.

“Pemerintah kota Manado juga terus berupaya melalui peningkatan upah minimum agar buruh atau pekerja memperoleh kesejahteraan yang layak,” jelas Lumentut dalam sambutannya.

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Tenaga Kerja (Plt Kadisnaker) kota Manado, Marrus Nainggolan, SH. Aj. Ak.

Walikota juga berharap adanya hubungan kemitraan antara dunia usaha dengan dunia perburuhan.

“Kemitraan yang sehat dan harmonis akan mendorong tumbuhnya dunia usaha disatu pihak dan meningkatkan kesejahteraan tenaga kerja di pihak lain,” jelas Lumentut.
Menurut Lumentut, pertumbuhan dunia usaha yang baik akan memicu terciptanya lapangan pekerjaan.

Ekonomi bertumbuh positif dan manfaatnya dirasakan oleh masyarakat luas, katanya.

Di akhir sambutannya, Walikota mengajak semua pihak untuk berkolaborasi dengan niat yang baik, tekad yang kuat, kerja yang baik, bersama-sama mensukseskan pembangunan ekonomi di kota Manado melalui peningkatan kualitas dan kesejahteraan tenaga kerja.

Sementara itu, Pelaksana Tugas Kepala Dinas Tenaga Kerja (Plt Kadisnaker) kota Manado, Marrus Nainggolan, SH. Aj. Ak, kepada sejumlah wartawan mengucapkan terimakasih atas dukungan semua pihak yang sudah berperan serta dalam mensukseskan kegiatan peringatan hari Buruh Internasional ini.

“Saya berterimakasih ke semua pihak yang telah mendukung kegiatan ini. Saya tidak menyangka, peserta yang mengikuti kegiatan hari ini sangat banyak, melebihi dari yang kita bayangkan,” ungkap Nainggolan.

Acara ditandai dengan pelepasan ratusan balon ke udara yang dipimpin Plt Sekdakot Manado, Hi, Drs, Rum DJ Usulu didampingi seluruh kepala OPD dan perwakilan buruh.

Ribuan buruh dan pekerja se kota Manado tumpah ruah sejak pukul 05.00 Wita subuh di lapangan Sparta Tikala.

Dari data yang dihimpun Fajarmanado.com, ada 18 orang yang mendonorkan darahnya, 70 orang melakukan cek gula darah, kolestrol dan asam urat, 7 orang ikut pelayanan KB dan 17 orang ikut pelayanan deteksi dini kanker serviks melalui metode IVA.

Pemkot Manado juga memberikan beragam hadiah menarik yang disediakan oleh para sponsor, seperti dua buah sepeda dari BPJS dan ragam hadiah menarik lainnya.

Tampak hadir juga Asisten I Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekdakot,Micler C.S. Lakat, SH, MH, Plt Kadis Kominfo, Erwin Kontu, Plt Kadis Koperasi dan UKM, DR. Theddy Lasut, Kasat Pol PP, Xaverius Runtuwene, Kadis Lingkungan Hidup, Yohanis Waworuntu, Plt. Kadis Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat, Drs. Sammy A.R. Kaawoan, MAP, Kepala Badan Kepegawaian dan Diklat, Corry Thelma Tendean, SH, Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah, Drs. Manarsar Panjaitan, Kabag Humas dan Pemerintahan, Steven Runtuwene dan sejumlah pejabat eselon III dan Eselon IV di lingkungan Pemkot Manado.

Hadir juga Kepala Cabang BPJS Ketenagakerjaan, H. Nazarullah, SE, MM, Kepala BPJS Kesehatan, Greisty Borotiding, Ketua SBSI kota Manado, Romel Sondakh dan sejumlah elemen buruh dan masyarakat.

(mon)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *