Amurang, Fajarmanado.com – Proyek jalan dua arah Uwuran-Buyungon (Amurang) belum ada tanda-tanda dimulai. Bahkan, hingga berakhir triwulan pertama belum juga dimulai. Menariknya, pembayaran ganti rugi kepada masyarakat belum. Bagaimana akan mulai kerja?
Plt Kepala Dinas PUPR Minsel Rudy F Tumiwa, ST MSi melalui Kepala Bidang Bina Marga Ventje Karauwan, ST MSi belum lama di Dinas PUPR Minsel. ‘’Kalau proyek jalan dua arah Uwuran-Buyungon memang sudah diagendakan. Bahkan, Pemkab Minsel sedang mempersiapkan soal anggaran pembayaran ganti rugi kepada masyarakat. Memang, hingga kini belum semua yang diganti rugi. Baru sebagian warga pemilik yang dibayar,’’ujar Karauwan.
Katanya, bahwa melalui APBD 2017 seingatnya ada Rp 10 M yang disediakan untuk pembayaran ganti rugi. Hanya saja, soal kapan mulai pembayaran pihaknya belum tahu pasti. Jadi, tunggu saja kalau sudah bayar, pasti akan langsung ditender.
‘’Hanya saja, soal anggaran pelebaran jalan dua arah Uwuran-Buyungon itu langsung dari pusat. Tendernya bukan dari Pemkab Minsel. Jadi, kita tunggu saja kang. Pastilah, proyek tersebut akan berjalan,’’tegasnya.
Ditambahkannya, jalan Amurang-Tumpaan dipastikan akan menjadi dua arah. Untuk saat ini, jalan dua arah baru dari Jembatan Ranowangko hingga Tumpaan. Selanjutnya, menjadi target bupati Tetty Paruntu, jalan Uwuran-Buyungon akan diplot anggarannya.
‘’Kita doakan, perjuangan bupati Tetty-sapaannya akan berhasil dan memberikan manfaat yang besar bagi kelangsungan pembangunan Minsel hebat dan terdepan,’’paparnya.
(andries)