DPP APDESI

PLP2IP Pemkot Tomohon untuk Pemerataan Pembangunan

PLP2IP Pemkot Tomohon untuk Pemerataan Pembangunan
SOSIALISASI PLP2IP: Pemkot Tomohon menggelar sosialisasi PLP2IP yang memberikan dana stimulan masing-masing Rp 94 juta bagi setiap kelurahan sebagai stimulan untuk merangsang peranserta masyarakat dan percepatan pemerataan pembangunan.
Tomohon, Fajarmanado.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Tomohon mengalokasikan Rp. 4.386.300.000  sebagai dana stimulan bagi  pembangunan infrastruktur penunjang 44 Kelurahannya.

“Setiap kelurahan mendapat jatah 94 juta dari dana yang telah ditata dalam APBD Kota Tomohon tahun 2017 ini dan diharapkan dapat merangsang dan mendorong partisipasi dan peran serta masyarakat kelurahan,” kata Kadis PMKD Kota Tomohon Max M Mentu, SIP, MAP.

Hal ini dikatakan Mentu saat memberikan laporan pada acara Sosialisasi Program Kegiatan Penataan Lingkungan Pemukiman Penduduk dan Infrastruktur Perkotaan (PLP2IP) Kota Tomohon yang diadakan di Balai Pertemuan Umum Kelurahan Wailan Kecamatan Tomohon Utara, Rabu (22/03) tadi.

Ia mengatakan, dana rangsangan ini juga diharapkan dapat meningkatkan daya tanggap msayarakat dalam pengembangan pembangunan infrastruktur di lingkungan pemukiman secara terpadu, sehingga tersedianya pelayanan publik yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat setempat.

Menurut Mentu, sosialisasi PLP2IP Kota Tomohon ini dimaksudkan untuk memberikan pemahaman teknis pelaksanaan pekerjaan PLP2IP tahun 2017 kepada Lurah, Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM) dan Fasilitator.

Walikota Tomohon dalam sambutannya dibacakan oleh Dra. Truusje Kaunang mengatakan, program PLP2IP ini diadakan untuk meningkatkan pembangunan infrastruktur berupa sarana dan prasarana penunjang yang ada dalam kehidupan masyarakat, khususnya dalam penataan lingkungan pemukiman penduduk sehingga dapat tertata menjadi lebih baik.

Kegiatan ini, jelasnya, terbagi dalam empat jenis pekerjaan yaitu pembuatan saluran air/drainase, jalan setapak, rehabilitasi jaringan air bersih dan pembuatan talud demi pemerataan pembangunan yang tidak terjangkau oleh proyek skala besar.

Sosialisasi ini dihadiri juga oleh Kepala Bagian Pembangunan dan Layanan Pengadaan Setda Kota Tomohon Ivonne Palit, ST, Para Camat dan Lurah se- Kota Tomohon, Tim fasilitator dan Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM) se- Kota Tomohon.

(prokla)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *