Langowan, Fajarmanado.com – Warga Langowan digegerkan dengan penemuan sosok mayat lelaki dalam keadaan tergantung dengan seutas tali di dalam kamar.
Diketahui, korban gantung diri tersebut bernama Jefry Massie (51) warga Desa Amongena III Kecamatan Langowan Timur. Informasi yang berhasil dihimpun wartawan, Jefry yang berprofesi sebagai wiraswasta ini pertama kali ditemukan oleh seorang perempuan bernama Nontje Aling (73) pada Minggu (5/3) siang tadi sekira pukul 11.00 Wita. Ketika itu, Nontje hendak membangunkan Jefry yang dikiranya masih tidur. Namun setelah pintu kamar beberapa kali diketuk dan tidak ada tanggapan, rasa penasaran pun muncul di benak Nontje. Akhirnya Nontje berusaha melihat kedalam kamar melalui sela-sela dinding. Dilihatnya Jefry, namun tidak seutuhnya. Kemudian Nontje memanggil-manggil nama Jefry namun tetap tidak ada jawaban.
Merasa ada yang tidak beres, Nontje memangil beberapa warga dan bahkan melapor ke pihak kepolisian. Setalah petugas kepolisian dari Sektor Langowan tiba, kemudian pintu kamar didobrak dan ditemukan Jefry dalam keadaan tergantung dengan seutas tali terlilit dilehernya, lidah menjulur serta tak bernyawa lagi. Petugas langsung menurunkan Jefry dan melepaskan tapi yang melilit lehernya.
Saat dikonfirmasi, Kapolsek Langowan Iptu Sofyan Ramadianka SIK membenarkan adanya peristiwa tersebut. Ramadianka mengatakan kalau pihak keluarga korban (Jefry) menolak untuk dilakukan otopsi terhadap jasad korban. “Keluarga korban menolak untuk dilakukan otopsi dan dibuktikan dengan menandatangani surat yang diberikan petugas. Selain itu, petugas juga mengamankan beberapa barang bukti yang digunakan korban untuk menghabisi nyawanya sendiri,” singkat Ramadianka.
(fis)