Manado, Fajarmanado.com – Lewat sebuah akun di media sosial (medsos) Facebook, Rabu (18/01) pagi tadi kota Manado digegerkan dengan aksi teror bom. Akun facebook (FB) Hanz Sondakh menebar teror yang diposting di grup Jual Beli dan Tukar Tambah Tomohon dan sekitarnya.
Akun tersebut mengatakan sudah meletakkan beberapa bom di Bank Mandiri Manado dan sejumlah pusat perbelajaan di Kota Manado, seperti MTC Manado, IT Center serta tempat keramaian di kawasan pantai Malalayang.
Isi ancaman teror tersebut bertuliskan :
PERHATIAN!!
JIKA KALIAN INGIN SELAMAT!!
JANGAN DATANG KE TEMPAT BERIKUT PADA BESOK HARI (JIKA TIDAK MAU MENDENGAR TANGGUNG SENDIRI AKIBATNYA) :
– MTC Manado
– It Center Manado
– Mantos
– Bank Mandiri Manado
– dan beberapa tempat keramaian di kawasan pantai Malalayang.
KARENA KAMI TELAH MENARUH BEBERAPA BOM DI TEMPAT-TEMPAT TERSEBUT,
TUJUAN KAMI UNTUK MENGHANCURKAN PEREKONOMIAN KOTA MANADO BUKAN UNTUK MEBUNUH KALIAN SEMUA”
SAYA HANYA INGIN MEMPRINGATKAN BAHWA PADA BESOK HARI MULAI JAM 10.00 WITA AKAN DIMULAI PEMBOMAN.
DAN KAMI AKAN MENGUASAI SULAWESI UTARA DAN MENGISLAMKAN SULAWESI UTARA dan seterusnya.
Mendengar kabar tersebut, tim gabungan dari Sat Brimob Polda Sulut, Sabhara dan tim K9, dibawah pimpinan Wakapolda Sulut, Brigjen Pol Lotharia Latif, didampingi Kapolresta Manado, Kombes Pol Hisar Siallagan, dan Kasat Brimob, Kombes Pol Iskandar, langsung melakukan penyisaran di sejumlah lokasi teror tersebut.
Kapolreta Manado, Kombes Pol Hisar Siallagan, menjelaskan bahwa isu tersebut benar ada tapi pihaknya masih melakukan penyelidikan serta melakukan penyisaran di lokasi.
“Memang ada benar informasi itu dan sudah kita ketahui bersama. Sekecil apa pun informasi itu, sesuai SOP Kepolisian tidak pernah kita abaikan. Selalu kita seriusi dan langsung kita tindaklanjuti. Tadi sudah kita lakukan penyisiran di sejumlah lokasi seperti di MTC, termasuk di hotel-hotel. Kita juga sudah melakukan penyisiran di MTC, sekarang di IT Center,” katanya.
(smn)