DPP APDESI

Sumarsono Salut OD-SK Majukan Pariwisata Sulut

Sumarsono Salut OD-SK Majukan Pariwisata Sulut
Olly bersama Soni Sumarsono
Manado, Fajarmanado.com-Dirjen Otonomi Daerah (Otda) Kementerian Dalam Negeri RI DR Soni Sumarsono MDM  memberikan Apresiasi kinerja di sektor pariwisara yang dilakukan Gubernur Sulut Olly Dondokambey SE dan Wagub Drs Steven Kandouw.

Apresiasi dari mantan Penjabat Gubernur Sulut itu disampaikan pada acara temu kangen dengan wartawan Jurnalis Independen Pemprov Sulut (JIPS). Peremuan tersebut dilaksanakan  di warung kobong Jalan Pumorow Manado, Sabtu pekan lalu.

Pertemuan yang penuh kekeluargaan seolah tanpa batas menembus sekat perbedaan saling berbagi yang menuai keakraban. Sosok Soni Sumarsono yang dekat dengan rakyat ini diminta tanggapannya melihat Sulut di Ultah yang ke-52 ini. Sumarsono  menyampaikan salut dan bangga dengan kepemimpinan Gubernur Olly Dondokambey dan Wagub Steven Kandouw.

Dia melihat berbagai kemajuan yang di alami daerah ini. Sembari berharap kedepan akan terus berkembang menjadi kota idaman masyarakat dunia, katanya. Yang pertama mengucapkan selamat ulang tahun ke-52, dan terima kasih pada hari yang berbahagia ini. “Semalam saya diberikan hadiah sebagai warga kehormatan Sulawesi Utara, itu. Berarti separoh nafas saya sudah Sulawesi Utara atau dalam bahasa media mengatakan muka Jawa tapi hati Sulawesi Utara,”, jelas Sumarsono yang pada acara Gala Dinner HUT ke-52 Provinsi Sulut di GKIC Novotel Manado beberapa waktu lalu.

Sebagai salah satu tokoh dan pemimpin nasional yang mendapat penghargaan sebagai warga kehormatan Sulut yang diberikan langsung oleh Gubernur Olly Dondokambey dan Wagub Steven Kandouw. Sumarsono juga mengatakan, program yang pernah di gagas dengan takeline Mari Jo Ka Manado. “Sebuah program lanjutan yang merupakan penjabaran dari torang samua basudara dengan ajakan mari jo ka Manado yang dilengkapi karena torang samua ciptaan Tuhan adalah merupakan satu kesatuan yang tidak dapat dipisahkan,” ujarnya.

“Mari Jo Ka Manado filosofinya luar biasa, lahir karena takeline sebelumnya torang samua basudara. Sehingga Sulut itu adalah wilayah yang terbuka untuk siapa saja yang datang, boleh kulit hitam, kulit putih, rambut keriting maupun rambut lurus boleh. Siapa saja karena torang samua basudara. Sehingga filosofinya kalau ditarik keatas adalah bhineka tunggal ika, kita berbeda tapi tetap satu. Nah jika kita tarik lagi keatas adalah negara kesatuan republik Indonesia Pancasila. Sehingga tataran filosofinya ini, saya tinggal melanjutkan dengan memberikan takeline Mari Jo Ka Manado. Soal kemudian ditambah dengan torang samua ciptaan Tuhan, maka lengkaplah bahwa Sulut siap untuk menerima kedatangan siapapun juga ke Sulut selama itu tujuan baik,”paparnya.

Sumarsono juga memberi apresiasi akan langkah maju OD-SK uang begitu konsern dengan terus mendorong pariwisata di Sulut semakin mendunia

(aji).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *