Tondano, Fajarmanado.com – Pemkab Minahasa terus berkomitmen menbangun dan melengkapi sarana dan prasarana destinasi wisata untuk menyukseskan Visit Pesona MinahasaTahun 2017.
Bupati Minahasa Drs Jantje Wowiling Sayow, MSi mengatakan akan melakukan beberapa kejutan tahun depan.
Menyusul destinasi budaya Benteng Moraya Tondano, kali ini Pemkab Minahasa akan menghadirkan dengan membangun satu Kawasan Cowboy Village di Tompaso dan menyulap Pulau Likri mirip dengan Bahtera Noah.
Bupati yang akrab disapa JWS ini mengampaikan hal tersebut kepada sejumlah wartawan seusai mengikuti Rapat Istimewa DPRD Minahasa dalam rangka Hari Jadi Minahasa Ke 588 di Gedung Wale Ne Tou Sasaran Tondano, Sabtu (5/11).
Bupati JWS menjelaskan Kawasan Cowboy Village di Tompaso ini akan didesain layaknya bangunan Cowboy, yang mengenakan lebar. Jadi bagi yang hobby kuda, supaya topi lebar hanya ada di Tompaso bukan di Tondano.
Sedangkan Bahtera Noah yang ada di pulau Likri, di dalamnya ditata menjadi restoran dan pusat-pusat perbelanjaan.
“Kita berharap Bahtera Noah akan menjadi daya tarik tersendiri bagi orang-orang yang akan berkunjung ke sini dan mereka akan bisa masuk melihat indahnya danau Tondano,” ungkap Bupati JWS.
Pembangunan ke dua sarana pariwisata ini, lanjut JWS, akan dimulai Januari 2017 dan dijadwalkan selesai sekitar Agustus 2017.
Pembangunan kawasan Cowboy Village berada di atas lahan yang akan disiapkan Camat Tompaso. Di sana akan dibangun restoran, rumah kopi dengan tempat Foto Cowboy pakai sepatu both.
Dengan demikian, apabila orang berkunjung ke kawasan tersebut, lanjut JWS, benar-benar akan merasakan nuansa cowboy seperti di film-film cowboy. Di lokasi ini menjadi tempat transaksi jual beli kuda pacu bagi orang-orang yang hobi berkuda seperti Cowboy.
“Kawasan Cowboy Village ini bukan tempat baku kase tunjung jago, melainkan dalam rangka menyalurkan hobi berkuda,” ujar Bupati JWS.
Terobosan ini, menurut JWS, sesuai dengan tahapan program Pemkab Minahasa bahwa untuk tahun depan pembangunan akan dilaksanakan dalam kota.
“Sudah bukan lagi membangun dari pinggiran melainkan akan membangun kota,” jelasnya.
(den)