Warga Amurang Mengaku Kesulitan Air Bersih

Warga Amurang Mengaku Kesulitan Air Bersih
Eks Gedung PDAM Minsel yang tak dipakai lagi
Amurang, Fajarmanado.com – PDAM Minsel dimana? Pengoperasian air bersih juga dimana? Hal ini membuat warga Buyungon, Ranoiapo hingga Uwuran Satu dan Dua serta Desa Rumoong Bawah sampai Kawangkoan Bawah mengaku kesulitan air bersih.

Pasalnya, instalasi air bersih di Buyungon terlihat tidak beroperasi lagi. Akibatnya, warga Buyungon dan sekitarnya tak mendapat air bersih seutuhnya.

Willem ‘Baba’ Mononimbar, warga Kelurahan Ranoiapo Kecamatan Amurang mengaku sedih sudah hampir setahun lebih tidak mengkonsumsi air bersih dari PDAM Minsel.

‘’Bahwa, selama ini pihaknya hanya mengkonsumsi air bersih dari sumur. Memang, saat ini musim penghujan. Jadi, air sumur pun terlihat banyak. Dan melalui air sumur kami terbantukan,’’ ujar Mononimbar.

Namun, kata Mononimbar lagi, bagi warga yang memiliki kendaraan roda dua dan empat mengaku kesulitan dengan air. Pasalnya, untuk mencuci kendaraan harus berbagi dengan warga lain. Padahal sebelumnya, mereka mengkonsumsi air PDAM Minsel untuk hal diatas. Tapi sekarang tidak lagi melihat air yang berasal dari pompa PDAM Minsel di Buyungon.

Mononimbar juga melihat, mesin pompa PDAM Minsel di Buyungon sudah rusak dan tak bisa dipakai lagi.

‘’Jadi, apakah Pemkab Minsel tak bisa memperbaiki kondisi pompa air tersebut. Apakah lagi, pompa air diatas tak bisa digunakan lagi. Dimana pendapatan dari konsumen/pelanggan berasal dari Buyungon, Ranoiapo, Rumoong Bawah, Kawangkoan Bawah  hingga Uwuran Satu dan Uwuran Dua,’’tanya Ketua LSM BM Tenar Minsel ini.

Lain lagi kata Sinyo Sondakh, kondisi mesin pompa air milik PDAM Minsel sudah tak bisa berfungsi. Mesin tersebut sudah rusak total, itu lantaran tidak ada pemeliharaan. Sehingga, tak bisa dipakai, kecuali Pemkab Minsel membeli yang baru.

‘’Soal mesin pompa, sudah karatan dan rusak total. Jadi, sekarang kondisi kantor PDAM Minsel pun sudah tidak beraktifitas lagi disini. Managemen PDAM Minsel sudah berkantor di Bagian Perekonomian Setdakab Minsel. Dengan demikian, pelanggan di Buyungon dan sekitarnya pun tidak bisa ditagi uang langganannya karena sudah tak mengkonsumsi air,’’jelas Sondakh yang juga mantan teknisi PDAM Minsel.

Kepala Bagian Perekonomian Setdakab Minsel, Adrian Sumuweng, SP MSi ketika dikonfirmasi belum berhasil.

‘’Soal kondisi PDAM Minsel langsung saja ke pak Adrian Sumuweng. Kalau kami yang menjawab, pasti akan ada efek lain. Jadi, silahkan hubungi beliau, biar bapak yang menjelaskannya,’’sebut staf yang meminta namanya tak ditulis.

Dari pantauan media ini, ruangan yang biasanya digunakan jajaran PDAM Minsel di Bagian Perekonomian Setdakab Minsel tampak sepi. Bukan hanya itu, staf PDAM Minsel pun tak terlihat satupun.

Semasa Direktur Utama PDAM Minsel, John Sorongan, SE belum dirawat di rumah sakit, banyak staf yang berada disitu. Namun, sekarang tak satupun mereka berada alias duduk ataupun menjalankan aktifitasnya.

(andries)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *