Wanita Sulit Orgasme Akibat 4 Hal Ini

Ilustrasi orgasme. Foto: Shutterstock/Artem Furman
Ilustrasi orgasme. Foto: Shutterstock/Artem Furman
Fajarmanado.com – Orgasme adalah puncak kenikmatan hubungan seksual suami isteri. Tapi banyak wanita yang tidak bisa mencapai orgasme. “Hal ini adalah normal,” kata terapis seks Kat Van Kirk, Ph.D.

Orgasme dipengaruhi oleh berbagai faktor, mulai dari fluktuasi hormonal sampai pendapat kita mengenai hubungan dengan pasangan.
Bagaimana caranya, Anda tahu bahwa orgasme Anda bukan lagi bisa dianggap sebagai sesuatu yang normal dan butuh bantuan terapis profesional. Van Kirk dan seksolog klinis Debra Laino, berkata, ada indikator-indikator nyata yang bisa dijadikan petunjuk. Di bawah ini adalah indikator-indikator itu.

Khawatir
Khawatir tentang ketidakmampuan orgasme, secara langsung dapat memengaruhi kemampuan untuk orgasme itu sendiri.

Menghabiskan terlalu banyak waktu untuk memikirkan mengapa Anda tak kunjung mendapatkan orgasme akan membuat Anda stres dan kecewa, kata Laino.

Tak hanya itu, stres juga bisa membuat Anda tak bisa menikmati hubungan seksual. Alih-alih terus memikirkan tentang orgasme, lebih baik fokus pada rangsangan sentuhan yang Anda dapat saat bercumbu dan bercinta dengan pasangan.

Jika fokus dalam berhubungan, tanpa dipengaruhi pikiran lain, Anda akhirnya bisa mendapat orgasme, itu bagus. Namun apabila sudah fokus tapi tidak juga orgasme, setidaknya ada hal lain yang bisa membuat Anda senang.

Terus berpura-pura
Anda berpura-pura orgasme, mungkin agar tidak menyakiti hati pasangan. Tapi, hal itu tidak membantu Anda dan dia sama sekali. Ketimbang terus berpura-pura, Laino merekomendasikan Anda untuk mengeksplorasi tubuh Anda sendiri untuk mencari titik-titik mana yang menjadi titik sensitif Anda. Kemudian, Anda bisa membimbing pasangan untuk menyentuh bagian-bagian tersebut.

Merasa malu
Tak perlu malu jika Anda lama tak mendapat orgasme dan menurut Kirk, Anda harus membicarakan itu dengan pasangan.

“Merasa malu membicarakan ketidakmampuan Anda mencapai orgasme dengan pasangan, mungkin adalah indikasi bahwa ada masalah komunikasi antara Anda berdua,” kata Kirk.

Berbicara dengan pasangan akan membantu Anda mengetahui stimulasi seperti apa yang Anda butuhkan untuk bisa mencapai puncak bersama-sama, kata Kirk lagi.

Anda rutin berhubungan seks tapi orgasme terakhir Anda terjadi lebih dari sebulan lalu?
Ada banyak faktor yang memengaruhi kemampuan seseorang mencapai orgasme. Tapi, Anda sudah masuk zona berbahaya jika Anda melakukan hubungan seks sebulan sekali dan orgasme terakhir Anda terjadi dua bulan lalu, kata Laino.

Atau, Anda berhubungan seks rutin beberapa kali seminggu tapi orgasme terakhir Anda terjadi beberapa minggu yang lalu.

Mungkin, Anda hanya perlu rileks atau berkomunikasi dengan pasangan seperti saran-saran di atas. Tapi, jika saran-saran itu tak juga membantu, pertimbangkan untuk berkonsultasi dengan terapis.
Ditinjau oleh: dr. Adnan Yusuf

(mdk)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *