Manado, Fajarmanado.com – Ujian Akhir Sekolah-Berstandar Nasional (UAS-BN) tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP) secara serentak digelar di seluruh Indonesia, mulai Senin (17/04) pagi tadi.
Di kota Manado, dimulai dengan pembukaan soal UAS-BN oleh Walikota Dr, Ir, GS Vicky Lumentut, SH, MSc, DEA di SMP Dian Harapan, Ranotana.
Dalam kesempatan itu, Walikota memberikan dorongan semangat kepada para siswa di untuk mengikuti ujian.
Saat membuka naskah soal UAS-BN, Walikota berpesan agar siswa jangan membiasakan budaya mencontek.
“Jangan mencontek. Sebelum pelaksanaan UAS-BN para siswa sudah mengikuti try out, jadi pasti bisa,” pesan Lumentut.
Untuk guru, lanjutnya, saya harapkan tidak membantu siswa dengan memberikan bocoran kunci jawaban.
“Saya harap tidak ada kontribusi-kontribusi soal dari pihak tak bertanggung-jawab. Ada pelaksanaan try out lalu, jadi semoga tidak ada hambatan para siswa untuk menjawab soal yang diberikan,” pesan Walikota yang didampingi Kepala Dinas Pendidikan Kota Manado Deasy Lumowa dan Kepala Inspektorat Manado Drs Hans Tinangon.
Soal UN tidak sulit untuk dikerjakan, jika siswa telah mempersiapkan diri serta berdoa meminta tuntunan Tuhan Yang Maha Kuasa, katanya.
“Semoga sukses dalam mengikuti UAS-BN ini. Jangan lupa, sebelum mengerjakan soal, berdoa kepada Tuhan,” kunci Lumentut.
Hari ini hingga Rabu nanti, sebanyak 91 SMP di Kota Manado menggelar UAS-BN yang diikuti 7000 siswa yang terdaftar. Di SMP Dian Harapan sendiri, terdaftar 72 siswa ikut UAS-BN.
Ikut juga dalam rombongan, Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Propinsi Sulawesi Utara Marthen Manopo dan Ketua Komisi 4 DPRD Sulut James Karinda SH MH serta Ketua DPRD Kota Manado Nortje Henny Van Bone.
(mon)